Jalin Kerja Sama, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dan Kesti TTKKDH DPC Pontang, Atasi Sampah Yang Menumpuk di Desa Kubang Puji

Damar Banten – Kabid Dinas Lingkungan Hidup Toto Mujianto, SH, M.Si jalin kerja sama dengan Organisasi Kesti Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) DPC Pontang, Untuk menangani permasalahan sampah di Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Serang Banten, Rabu (15/04/2021).

Kabid DLH Toto Mujianto menyetujui ajakan kerja sama dengan Kesti TTKKDH dalam menangani masalah persampahan yang ada di Desa Kubang Puji. Toto juga mengatakan Dinas Lingkungan Hidup siap kapanpun akan membantu jika ada masyarakat yang ingin bekerjasama atau yang membutuhkan bantuan.

“Yaa, saya menyetujui ajakan kerjasama tersebut, dan saya siap kapanpun mengirim bantuan berupa mobil angkutan sampah serta pengemudi dan orang pengangkut sampah nya” ujar Kabid Toto saat di wawancara via telepon.

Sementara itu Toto mengatakan bahwa “masyarakat yang membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang nantinya akan di angkut dan di buang ke Cilowong akan di kenai retribusi sebesar 10rb per rumah dan retribusi tersebut di bayar tiap 1 bulan sekali”.

Disamping itu Kepala Desa Kubang Puji sudah menyerahkan sepenuhnya permasalahan sampah ini pada Organisasi Kesti TTKKDH. Wasekjen Kesti TTKKDH Heri mengatakan bahwa Pihak Desa sudah angkat tangan untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Pihak Desa bingung mau mulai nya dari mana, maka pihak Desa Kubang Puji itu menyerahkan pengelolaan sampah, baik pengelolaan dan pengangkutan itu ke Organisasi Kesti TTKKDH DPC Pontang” ujar Heri.

Heri juga menjelaskan “kenapa Organisasi Seni dan Budaya ini larinya kesampah?. Yaa, karna kita sangat miris melihat kondisi sampah yang menggunung dan berserakan tidak terkelola, maka dari itu kita inisiatif ke DLH untuk meminta bantuan fasilitas pengangkutan sampah”sambung heri .

Sekjen Kesti TTKKDH Aji Murtado juga turut menjelaskan bahwa permasalahan sampah yang ada di Desa Kubang Puji tepat nya di Kampung Puji Rw1 sangat kompleks sampai saat ini Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kampung Puji menjadi gunungan sampah dan sampai saat ini sampah-sampah tersebut belum bisa di tangani dengan baik. Bukan hanya di Desa Kubang Puji saja yang mempunyai permasalahan persampahan tapi di Desa lain juga ada yang mengalami masalah tersebut.

Aji menyatakan bahwa “untuk tahap 1 ini pihak Kesti TTKKDH sementara akan menjalankan program nya di  Desa Kubang puji dulu, jika program ini berjalan dengan lancar insyallah tahap 2 nya akan berjalan di Desa-desa lain Bahkan di Kecamatan Sebelah juga akan di adakan program ini”.        

Aji berharap dengan adanya program ini, akan mengurangi tingkat pencemaran yang ada di lingkungan Desa Kubang Puji dan pengelolaan sampah ini akan bermanfaat untuk menciptakan ekonomi kreatif, contoh nya budidaya maggot sehingga akhrinya mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Desa Kubang Puji.

“Saya berharap dengan adanya program ini akan mengurangi pencemaran lingkungan dan Desa kita ini terjaga serta membuat nyaman warga yang tinggal disini, selain itu juga dari pengelolaan sampah itu kita akan memanfaatkan sampah organi untuk membudidaya maggot, nah, dari situ sehingga tujuan kita juga untuk mengurangi angka pengangguran di Desa Kubang Puji ”                

Aji juga mengatakan bahwa program ini akan dilaksanakan sehabis lebaran, lantaran jika dilaksanakan pada bulan puasa dikhawatirkan akan menggangu puasa petugas pengangkut sampah.

“program nya mulai dijalankan setelah lebaran, karna kalo sekarang-sekarang kasian juga sama petugas pengangkut sampah nya takut pada haus kan yah” ujar Aji.

Penulis : Fiqri Udayana

BERITA TERKAIT

Apa pendapat anda tentang berita diatas

- Advertisement -spot_img

PALING SERING DIBACA

- Advertisement -spot_img

Terkini