By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Gubernur Banten Andra Soni Hadiri Kumpul Jeung Dulur Salakanagara Institute
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2025 Damar Banten.
Seputar Banten

Gubernur Banten Andra Soni Hadiri Kumpul Jeung Dulur Salakanagara Institute

Last updated: Juni 8, 2025 10:58 pm
3 bulan ago
Share
4 Min Read
SHARE

Damar Banten – Gubernur Banten Andra Soni menghadiri Kumpul Jeung Dulur Salakanagara Institute Silih Asih Jeung Baraya di Puri Salakanagara Jl Raya Serang – Pandeglang, Cadasari, Kabupaten Pandeglang (8/6/2025). Pertemuan itu mengambil tema Banten Kudu Maju.

Andra Soni mengatakan, dirinya sedang melaksanakan visi dan misinya menjadi Gubernur Banten.

“Sebagaimana disampaikan Pak Tryana, cita – cita Provinsi Banten berdiri adalah untuk mengurangi orang miskin. Supaya masyarakat Banten tidak miskin,” ucapnya.

Dirinya meyakini, bahwa pendidikan adalah satu cara untuk mengurangi dan mencabut kemiskinan. Maka salah satu misi saya adalah pendidikan gratis.

Andra Soni mengaku bersyukur bahwa setelah dirinya dilantik tidak perlu menunggu satu tahun untuk dapat melaksanakan program untuk visi dan misinya.sebagai Gubernur Banten. “Alhamdulillah, Program Sekolah Gratis Provinsi Banten bisa dilaksanakan pada Tahun Ajaran Baru 2025,” ucapnya.

Dikatakan, Program Sekolah Gratis menyasar kelas 10 dulu. Pasalnya, Program Sekolah Gratis tidak boleh masuk ke kelas yang sudah bayar. Program Sekolah Gratis menggratiskan SPP, buku, uang pangkal, hingga uang gedung. Kedua, sekaligus untuk mengevaluasi tidak mungkin suatu program langsung sempurna.

“Kita mau disebut pemula. Saya tidak anti kritik, anti koreksian. Silakan. Karena ide kita belum tentu 100 persen, tapi paling tidak mau berusaha,” ucap Andra Soni.

Andra Soni mengaku bersyukur dengan keputusan Mahkamah Konstitusi yang menggratiskan sekolah SD dan SMP di swasta. “Kita sudah SMA,” ucapnya.

Menurutnya substansinya adalah daya tampung sekolah SMA/SMK negeri terbatas, tidak mampu menampung lulusan SMP. Sementara masyarakat berorientasi menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri karena gratis. Meski demikian, Pemprov Banten tetap membangun ruang kelas dan sekolah baru.

“Melalui Program Sekolah Gratis, tidak lagi ada titip menitip masuk sekolah negeri. Titip menitip awal mula korupsi,” tegas Andra Soni.

Diungkapkan ada 811 SMA/SMK swasta yang berpartisipasi dalam Program Sekolah Gratis. Andra Soni tegaskan, Pemprov Banten mampu selenggarakan pembiayaan Program Sekolah Gratis. “Provinsi Banten dengan kemandirian fiskal tertinggi di Indonesia. 70 persen lebih pembiayaan Pemprov Banten bersumber dari pendapatan asli daerah,” jelasnya.

Sementara untuk warga yang benar – benar miskin dan masuk dalam data Kementerian Sosial Republik Indonesia, saat ini sedang dirintis sekolah rakyat.

Andra Soni juga paparkan efisiensi yang dilaksanakan oleh Pemprov Banten melalui pengurangan perjalanan dinas ke luar negeri, kunjungan ke daerah, hingga penyelenggaraan acara hotel. Sehingga bisa untuk pelaksanaan program yang lain. Khususnya pada pelaksana Program Sekolah Gratis dan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

Dirinya juga ungkapkan telah melakukan percepatan operasional RSUD Uwes Qorny Cilograng Kabupaten Lebak dan RSUD Moch Irsyad Djuwaeli Labuan Kabupaten Pandeglang. Setelah selama tiga tahun belum operasional. “Penamaan rumah sakit untuk menghormati seluruh pejuang berdirinya Provinsi Banten,” ucap Andra Soni.

Dikatakan, hal yang sama dilakukan pada ruangan – ruangan utama di Gedung Bank Banten yang sebentar lagi diresmikan dengan nama – nama pejuang berdirinya Provinsi Banten.

Masih menurut Andra Soni, pada RPJMD 2024 – 2029 akan dibangun rumah sakit di Cibaliung, Kabupaten Pandeglang. Untuk mendukung upaya pencegahan juga sudah diluncurkan Mobil Klinik berbasis telemedisin. Termasuk menyediakan layanan rumah singgah dan layanan ambulan di Jakarta.

“Saya bukan sedang bercerita keberhasilan, tapi saya membangun pondasi untuk teman – teman yang nantinya berkesempatan memimpin Provinsi Banten,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, salah satu tokoh pejuang berdirinya Provinsi Banten Tryana Syam’un sekilas kisahkan perjuangan untuk berdirinya Provinsi Banten serta harapan atas berdirinya Provinsi Banten bagi masyarakat Banten.

Sumber : Adpim

You Might Also Like

Demonstrasi di Kota Serang mulai  Bentrok
Massa Demonstran Bakar Pos Polisi Ciceri, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan di Serang
Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan, Tuntut Keadilan bagi Driver Ojol yang Tewas saat Aksi di DPR
Puluhan Ribu Mahasiswa Gelar Aksi di Bunderan Ciceri
IPSI Banten Gelar Rakerprov dan Seleksi PON Bela Diri
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

IPSI Banten Gelar Seleksi Atlet PON di Serang, Targetkan 3 Medali Emas

2 hari ago

Dinas Pariwisata Banten Dorong Pengelolaan Destinasi Berkelanjutan, Target 22 Juta Kunjungan Wisatawan

2 hari ago

Pengembangan Destinasi Wisata Harus  Berdayakan Masyarakat.

3 hari ago

DPRD dan Bapenda Banten Tekankan Pentingnya Pajak Daerah untuk Pembangunan dan Pemerataan

3 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2025 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?