Damar Banten – Pertandingam final Piala Presiden 2025, Oxford Unied Vs Port FC, di stadion Si Jalak Harupat, Bandung, berlangsung menarik. Oxford dominan menguasai bola, tapi berakhir dengan kekalahan.
Di babak pertama, klub divisi Champion Inggris itu berhasil unggul 1-0 pada menit awal. Namun, di menit 43, Port berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat serangan balik cepat. Port beruntung, satu-satunya peluang dan tendangan ke gawang Oxford itu berhasil dikonversi menjadi gol penyeimbang. Tendangan gantung Teerasak tak bisa dihalau kiper Oxford.
Memasuki babak kedua, hujan yang turun deras di akhir babak pertama itu makin deras, dan banyak spot lapangan tergenang air. Akibatnya, permainan Oxford semakin tidak berkembang. Wasit akhirnya menghentikan pertandingan karena kondisi lapangan tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.
Ketika hujan mereda, dan genangan air mulai menyusut, pertandingan kembali dilanjutkan.
Kondisi lapangan yang belum kondusif itu berhasil dimanfaatkan pemain-pemain Port FC. Mendapat terobosan umpan mendatar, Brayan Pereira berhasil membawanya masuk kotak penalti. Meski ditempel ketat, dia berhasil menggocek bek Oxford dan melakukan tendangan mendatar ke gawang Oxford. Penjaga gawang berusaha mengeblok, namun bola tetap menerobos menyentuh sisi dalam jaring gawangnya. Gool,
Port unggul 2-1. Hebatnya, gol itu terjadi hanya 3 menit setelah wasit meniup peluit tanda dimulainya babak kedua.
Kartu Merah
Hujan deras sempat kembali menguyur. Permainan bola pendek dari kaki ke kaki khas permainan Oxford praktis tidak berjalan.
Dalam sebuah perebutan bola, pemain Port melakukan sleeding tackle berbahaya, menggunakan dua kaki sekaligus. Pelanggaran itu berujung ganjaran kartu merah. Sejak saat itu, Port bermain dengan10 pemain.
Meski unggul jumlah pemain, Oxford tetap kesulitan mengembangkan permainannya. Bola datar sering terhenti atau melambat akibat genangan air. Dalam kondisi itu, Oxford mencoba permainan bola-bola atas dan long passing. Namun, rapatnya pertahanan Port FC tetap susah ditembus.
Sayang sekali, meski unggul jumlah pemain, Oxford gagal memanfaatkannya. Hingga berakhirnya pertandingan, kedudukan tetap 2-1 untuk Port FC.
Kemenangan ini sekaligis mentahbiskan Port FC meniadi juara Piala Presiden 2025. Port juga tercatat sebagai klub asing pertama.yang berhasil menjuarai Piala Presiden. Demikian juga pemain Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam juga tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang berhasil mengangkat trofi juara Piala Presiden dengan berseragam kostum klub asing. Selamat atas kemenangan Port FC. (##)
Penulis: Widi