Damar Banten – Memperingati Hari Sungai Nasional yang jatuh pada 27 Juli 2025, sejumlah komunitas dan relawan lingkungan melakukan aksi bersih-bersih Sungai Cibanten pada Senin, 28 Juli 2025. Aksi ini dimulai dari kawasan Kaujon, melewati area sekitar Polsek Cipocok, dan berakhir di titik terakhir, yaitu di bawah Jembatan Ki Demang.
Meski menjadi titik akhir, Jembatan Ki Demang justru menyajikan tantangan yang cukup berat. Akses menuju badan sungai di bawah jembatan tergolong curam dan tinggi, membuat mobil pengangkut sampah (Beko) tidak bisa menjangkau lokasi. Selain itu, jaring penahan sampah yang sebelumnya dipasang di aliran sungai juga dilaporkan jebol karena tidak mampu menahan derasnya arus dan banyaknya volume sampah dan bebatuan.
“Medannya cukup ekstrem. Untuk turun ke kali saja butuh tali bantu, karena posisinya tinggi. Mobil Beko juga nggak bisa turun dan Jaring yang dipasang pun juga jebol karena sampahnya banyak dan airnya cukup deras,” ujar salah satu relawan berinisial N yang ikut dalam kegiatan.
Meskipun menghadapi kesulitan, para relawan tetap bahu-membahu mengangkat sampah dari bawah jembatan secara manual. Sampah plastik, limbah rumah tangga, hingga potongan kayu m berhasil dikumpulkan dan dinaikkan ke atas secara bertahap.
Kegiatan ini diinisiasi oleh gabungan komunitas seperti Forum Potensi SAR Banten, FAJI Kabupaten Serang, Fesbuk Banten News, Komunitas Peduli Sungai Banten serta sejumlah organisasi lainnya. Mereka berharap aksi nyata seperti ini dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai yang menjadi sumber kehidupan.
Penulis: Mardiah