By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Pembongkaran Lapak di Pasar Rau Dikeluhkan Pedagang
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Seputar Banten

Pembongkaran Lapak di Pasar Rau Dikeluhkan Pedagang

Last updated: Agustus 5, 2025 11:46 pm
9 bulan ago
Share
3 Min Read
SHARE

Damar Banten – Pembongkaran lapak pedagang di atas aliran sungai Pasar Rau, Kota Serang, Banten, menimbulkan keresahan di kalangan pedagang. Mereka mengaku mengalami kerugian besar dan kecewa karena tindakan tersebut dilakukan tanpa sosialisasi yang jelas.

Salah satu pedagang ayam, Mahmud, mengatakan bahwa dirinya dan pedagang lain tidak mendapatkan penjelasan rinci sebelum pembongkaran dilakukan. “Ada selebaran sih, tapi gak ada sosialisasi langsung. Tiba-tiba sudah dibongkar. Kami bingung mau jualan di mana,” ungkapnya saat ditemui, Selasa (5/8).

Setelah dibongkar, sebagian pedagang dipindahkan ke lokasi baru. Namun, tempat itu dinilai kurang strategis dan sepi pengunjung. “Omzet turun drastis. Pembeli banyak yang gak tahu kami pindah ke mana,” tambah Mahmud.

Masalah Usai Pembongkaran

Keluhan juga datang dari Andi, seorang petugas parkir yang sehari-hari bekerja di sekitar area pasar. Ia mengungkapkan bahwa banyak pedagang sebenarnya sudah “membayar” untuk bisa berdagang di lapak yang kini dibongkar.

“Katanya bayar ke orang yang ngatur wilayah sini, bukan ke pemerintah. Bisa sampai 15 sampai 20 juta. Sekarang dibongkar gitu aja. Kasihan pedagang kecil,” ujarnya.

Andi juga menyebut adanya oknum yang ‘menguasai’ wilayah di sekitar pasar, dan menengarai adanya praktik pungutan liar (pungli). “Bayar bukan ke PD Pasar, tapi ke orang-orang tertentu. Giliran dibongkar, pedagang gak dikasih solusi yang jelas. Kalau mau pindah ke tempat baru, bayar lagi,” katanya.

Meskipun pembongkaran disebut-sebut bertujuan untuk menata lingkungan dan mengurangi kemacetan, pengelolaan sampah pasca pembongkaran dinilai masih buruk.

“Tadi ada truk sampah keliling, tapi kalau gak dikasih uang, ya gak mau ambil sampah. Yang depan pasar bersih karena tiap pagi disapu, tapi bagian dalam ya ampun. Sampah numpuk, got mampet dibiarkan,” ujar Andi.

Ia berharap ada penataan yang lebih manusiawi. “Bikin pasar bersih, kasih tempat layak untuk pedagang, jangan ada pungli. Semua harus resmi dan rapi,” tegasnya.

Respons Pengunjung Pasar Rau

Sejumlah pengunjung Pasar Rau mengaku mengetahui pembongkaran dari media sosial atau saat berbelanja langsung. Mereka mengakui kondisi pasar kini lebih bersih dan tidak semrawut, namun sebagian merasa kehilangan lapak langganan mereka.

“Saya jadi lebih nyaman sih belanja. Tapi kasihan juga pedagangnya, tiba-tiba digusur. Harusnya pemerintah juga bantu mereka, jangan cuma bersih-bersih doang,” kata Maemunah, warga Kota Serang yang rutin belanja mingguan.

Pedagang Harap Solusi dari Pemerintah

Hingga berita ini ditulis, belum ada bantuan atau penanganan langsung dari pemerintah atau pihak pengelola pasar terkait relokasi maupun pendampingan bagi pedagang terdampak. Para pedagang berharap pemerintah memberikan solusi yang adil, termasuk tempat usaha yang layak, bebas pungli, dan pengelolaan sampah yang lebih baik.

Penulis: Fadhil & Sayyidah

You Might Also Like

Muslimah Adaptif Jadi Semangat Gerakan Fahmi Ummi Banten
Tinawati Andra Soni Dorong Fahmi Ummi Banten Aktif Edukasi dan Kolaborasi
Encop Sopia Resmi Jadi Ketua Umum, Siap Gerakkan Fahmi Ummi Banten
Pelantikan Fahmi Ummi Banten, Awal Gerakan Muslimah
Kepala Kanwil Kemenag Banten: Pelantikan Fahmi Ummi Jadi Tonggak Penguatan Peran Muslimah
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Mahasiswa Soroti Ketimpangan Pendidikan di Banten, Minta Evaluasi Kebijakan Pemprov

2 hari ago

May Day 2026, Bupati Serang Dorong Investasi dan Berantas Calo Kerja

3 hari ago

Wagub Banten: Program MBG 3B Kunci Kesejahteraan Keluarga dan Generasi Emas 2045

7 hari ago

Bangkit Pascabanjir, Rumah Afifi Dibangun Kembali oleh PMI dan Bank BJB

7 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?