Damar Banten – Dinas Pariwisata Provinsi Banten terus berupaya meningkatkan pengelolaan destinasi wisata secara berkelanjutan. Hal ini disampaikan Plt. Sekretaris Dinas Pariwisata Banten yang juga Kepala Bidang Destinasi, Sunandar, dalam Workshop Peningkatan Pengelolaan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan 2025 di Koloni Lebah, Kota Serang, Kamis (28/8/2025).
Sunandar menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah daerah adalah pemberdayaan, edukasi, serta penguatan semangat bagi para pengelola destinasi wisata di Banten. “Upaya khusus ini dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Tentu harus mengacu pada perencanaan program yang sudah ditetapkan, yaitu melalui kolaborasi dengan seluruh stakeholder, baik OPD, pemerintah kabupaten/kota, maupun pelaku usaha wisata di lokasi,” ujarnya.
Meski menghadapi sejumlah keterbatasan, pihaknya tetap optimistis mampu mendukung pencapaian target 22 juta kunjungan wisatawan pada 2025. Selain itu, lama tinggal wisatawan juga diharapkan meningkat melalui berbagai strategi pengembangan destinasi.

Menurut Sunandar, strategi yang dijalankan sejalan dengan program unggulan Gubernur Banten Andra Soni, yakni Banten Indah, yang menitikberatkan pada penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Program turunanya yaitu program ASIK , yang mendorong pembangunan destinasi, pemberdayaan masyarakat, serta optimalisasi potensi wisata di seluruh wilayah Banten.
“Dengan potensi yang dimiliki Banten, kuncinya adalah sinergi dengan berbagai pihak. Melalui kerja sama, koordinasi, dan gotong royong, kita optimistis dapat menciptakan kunjungan wisatawan yang lebih banyak serta meningkatkan lama tinggal mereka di Banten,” tambah Sunandar.
Komitmen dan konsisten yang harus lakukan untuk mencapai semua cita-cita agar pariwisata di Banten lebih maju.(**)
Penulis : Owi