By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Siti Ma’rifah: Perempuan Bukan Hanya di Rumah Tangga, tapi Penentu Arah Bangsa
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Seputar Banten

Siti Ma’rifah: Perempuan Bukan Hanya di Rumah Tangga, tapi Penentu Arah Bangsa

Last updated: September 27, 2025 1:57 pm
6 bulan ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Perempuan bukan hanya sekolah pertama bagi anak-anaknya, tetapi juga penentu arah pembangunan bangsa. Hal itu ditegaskan Pengurus BKOW Provinsi Banten, Dr. Siti Ma’rifah, dalam seminar bertema “Kontribusi Perempuan dalam Politik dan Kebijakan Publik Menuju Banten Emas” yang digelar di Serang, Sabtu (27/9/2025).

Dalam sambutannya, Siti Ma’rifah menekankan pentingnya perempuan mengambil peran strategis, baik di ranah domestik maupun publik. Menurutnya, Islam mengajarkan tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan kecuali dalam ketakwaan, sehingga keduanya memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam masyarakat.

“Perempuan adalah madrasatul ula, sekolah pertama dan utama. Dari perempuanlah lahir generasi penerus bangsa. Maka peran perempuan bukan hanya di rumah tangga, tetapi juga dalam membangun masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyinggung sejarah perjuangan perempuan, mulai dari RA Kartini, Cut Nyak Dhien, hingga tokoh perempuan Islam seperti Siti Aisyah yang dikenal cerdas, penghafal hadis, bahkan pernah memimpin perang Jamal dalam sejarah. Menurutnya, teladan itu menunjukkan bahwa perempuan sejak dahulu telah menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa.

Meski telah ada kebijakan 30% keterwakilan perempuan di parlemen, Siti Ma’rifah mengungkapkan bahwa realisasinya belum optimal. Karena itu, ia mendorong lahirnya regulasi yang lebih kuat serta kesiapan perempuan untuk meningkatkan kapasitas diri, baik dalam bidang ilmu, mental, maupun keterampilan.

“Walaupun sudah ada misalnya di politik ada 30%, itu hanya saja belum mencapai sebagaimana yang diharapkan. Kebijakan ataupun regulasi yang dikeluarkan baik pusat maupun daerah kadang masih belum memberikan ruang yang optimal bagi perempuan. Oleh karena itu, mari kita kuatkan tekad dan mempersiapkan diri mengambil peran dalam mewarnai kebijakan,” ungkapnya.

Dalam mengakhiri sambutannya Sti Ma’rifah mengajak seluruh perempuan Banten untuk bersatu dan membangun kekuatan kolektif agar dapat memberi kontribusi nyata dalam kebijakan publik.

Penulis : Mardiah

You Might Also Like

Pemerintah Siapkan Buffer Zone di Pelabuhan Merak
Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas Bahas Ketahanan Pangan
Pemkab Serang Pastikan Wisatawan Aman dan Nyaman Saat Libur Lebaran di Pantai Anyer–Cinangka
Wagub Dimyati Dorong Cendekiawan Muda ICMI Berkontribusi untuk Pembangunan Banten
HPI Kota Serang Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Bazar Ramadan Pemprov Banten Diserbu Warga

21 jam ago

HPI Kota Serang Siap Sambut Wisatawan Lebaran 2026

21 jam ago

Warga Antusias Belanja di Bazar Ramadan Pemprov Banten

1 hari ago

MUI Banten Apresiasi Setahun Kepemimpinan Andra Soni–Dimyati

2 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?