By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Encop Sofia: Antara Feminisme dan Nilai Qur’ani
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Komunitas

Encop Sofia: Antara Feminisme dan Nilai Qur’ani

Last updated: Januari 24, 2026 11:36 pm
15 jam ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Materi Perempuan dalam Pandangan Islam dan Barat dipaparkan oleh Encop Sofia, perwakilan dari MD KAHMI Kota Serang sekaligus anggota DPRD Provinsi Banten Komisi III, dalam forum Penataran Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Serang, pada Sabtu (24/01/2026). Materi ini membahas perbandingan cara pandang Barat dan Islam dalam melihat posisi serta peran perempuan.

Encop Sofia menjelaskan bahwa dalam tradisi Barat, perjuangan perempuan dikenal melalui berbagai aliran feminisme yang lahir sebagai respons atas ketidakadilan terhadap perempuan. “Feminisme itu memiliki banyak aliran, tetapi pada dasarnya bermuara pada upaya pemberdayaan perempuan,” ujarnya.

Ia memaparkan tiga arus besar feminisme Barat, yakni feminisme liberal yang menuntut kesetaraan hak perempuan dalam bidang pendidikan, hukum, dan politik, feminisme radikal yang memandang patriarki sebagai akar utama penindasan perempuan, serta feminisme sosialis yang menyoroti penindasan perempuan akibat sistem kapitalisme dan pembagian kelas sosial.

Islam Memuliakan Perempuan

Dalam pemaparannya, Encop Sofia kemudian mengulas pandangan Islam yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman utama umat Islam. Ia menegaskan bahwa Islam hadir membawa perubahan mendasar terhadap posisi perempuan.
“Pada masa jahiliah, perempuan dipandang rendah dan tidak memiliki nilai,” ujarnya.

Menurutnya, setelah masa tersebut, ayat-ayat Al-Qur’an diturunkan untuk menegaskan kemuliaan perempuan sebagai manusia yang memiliki harkat, martabat, serta hak-hak yang wajib dijaga dan dihormati. Islam, lanjutnya, tidak menempatkan perempuan sebagai makhluk kelas dua, melainkan sebagai subjek yang memiliki peran strategis dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan peradaban.

Penulis: Ayu Lestari

You Might Also Like

MAHASISWA ADMINISTRASI NEGARA UNPAM KAMPUS SERANG GELAR PKM EDUKASI ETIKA PERGAULAN DI SMKN 3 PANDEGLANG
Temu Komisariat, GenBI UIN SMH Banten Tegaskan Peran Agen Perubahan
Festival Al-Hidayah 2025 Sajikan Market Day dan Pameran Seni
Al-Hidayah Creative Festival 2025 Tingkatkan Kreativitas Siswa
Tim Penilai KRLA Kota Serang Lakukan Penilaian Lapangan di RT 04 RW 01 Kiara, Walantaka
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

RTQ El-Alif Resmikan Cabang Kedua sebagai Jawaban atas Kebutuhan Ruang Belajar Santri

2 bulan ago

Pemkot Serang Apresiasi RTQ El-Alif sebagai Mitra Program Serang Mengaji

2 bulan ago

GenBI Banten Ikuti Pelatihan & Sertifikasi BNSP Microsoft Office 2025

2 bulan ago

Bakumdik Banten Dorong Isu Perempuan, Anak, dan Disabilitas Masuk RPJMD Kabupaten Serang

4 bulan ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?