By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Ngaprak Banten : Gubernur Jangan Hanya Intruksi Tapi Harus Hadir Sebagai Panji Penyelamat Ekonomi Rakyat
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
EkonomiKomunitas

Ngaprak Banten : Gubernur Jangan Hanya Intruksi Tapi Harus Hadir Sebagai Panji Penyelamat Ekonomi Rakyat

Last updated: Mei 24, 2021 12:06 pm
5 tahun ago
Share
3 Min Read
SHARE

Damar Banten- Komunitas Ngaprak Banten yang bergerak di sektor pariwisata menyambut Gubernur Banten Wahidin Halim yang telah mencabut intruksi penutupan kawasan wisata di Banten.

“Ini kabar baik bagi masyarakat Banten, karena di Banten masyarakatnya banyak yang menggantungkan nasibnya, mencari mata pencahariannya di sektor pariwisata. Sehingga jelas bahwa wisata adalah bagian dari kebangkitan ekonomi rakyat,” Demikian kata Ketua Umum Komunitas Ngaprak Banten Roby Ahdiyat, Senin (24/5/2021) di Pantai Carita, Pandeglang – Banten.

Menurut Roby, selaku Komunitas penggiat wisata, Ngaprak Banten sendiri menilai, memang Instruksi Gubernur Banten Nomor 556/901-Dispar/2021 Tentang Penutupan Sementara Destinasi Wisata di Banten pada tanggal 15 Mei 2021 yang dilakukan secara tiba – tiba tanpa pemberitahuan terlebih dahulu sangat mengecewakan bagi masyarakat Banten.

“Seharusnya dari awal wisata tetap dibuka, namun tetap mematuhi prokes yang ketat, agar perekonomian masyarakat kecil tetap berjalan,” lanjutnya.

Di Tanjung Lesung, Ketua APC (Anak Pantai Cipanon) Derobi menyampaikan, warga Banten apalagi di wilayah tanjung lesung masyarakatnya banyak yang bergantung pada sektor wisata, orang – orang kecil banyak yang berdagang, menyewakan jasa untuk wisata, sehingga apabila ditutup masyarakat akan terpuruk.

“Jadi pencabutan penutupan wisata ini kabar baik untuk kami, masyarakat kecil yang memang bergantung kepada wisatawan,” ungkap Derobi yang juga merupakan Koordinator Bahari Ngaprak Banten, di Kampoeng Nelayan Tanjung Lesung.

Selain itu, Ahmad Yani selaku Pemerhati Wisata sekaligus Pembina Ngaprak Banten, menilai, dari awal kebijakan penutupan tempat wisata yang diambil secara tiba-tiba memang kurang tepat, sehingga menyebabkan pro dan kontra di tengah-tengah masyarakatnya. Pasalnya di saat masyarkat sedang menikmati wisata bersama keluarganya, tempatnya wisata malah ditutup.

“Kenapa tidak diperkatat saja prokes masuk wisatanya ?. Gubernur kita saya pikir tak mampu membuat solusi di saat pelik seperti ini. Yang harus di lihat bukan hanya tempat wisatanya tapi bagaimana masyarkat kecil yang biasa berjualan. Ini juga masalah, padahal beberapa wilayah di Banten tidak semua zona merah,” tegasnya.

Menurut Yani, ketika pertanggal 21 Mei 2021 dikeluarkan surat edaran mengenai ketentuan pengelolaan wisata itu tidak ada artinya, karena tidak akan menggenjot pendapatan daerah dari hasil pariwisata pada khususnya dan umumnya tidak membuat pendapatan masyarakat.

“Tugas Gubernur dan jajarannya jangan hanya membuat intruksi tanpa solusi tapi harus hadir sebagai panji penyelamat ekonomi rakyat.” Pungkasnya.

Penulis : Siti Mahfudzoh

You Might Also Like

Mengolah Sampah Jadi Produk Serbaguna
Encop Sofia: Antara Feminisme dan Nilai Qur’ani
MAHASISWA ADMINISTRASI NEGARA UNPAM KAMPUS SERANG GELAR PKM EDUKASI ETIKA PERGAULAN DI SMKN 3 PANDEGLANG
Temu Komisariat, GenBI UIN SMH Banten Tegaskan Peran Agen Perubahan
Festival Al-Hidayah 2025 Sajikan Market Day dan Pameran Seni
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Al-Hidayah Creative Festival 2025 Tingkatkan Kreativitas Siswa

2 bulan ago

Tim Penilai KRLA Kota Serang Lakukan Penilaian Lapangan di RT 04 RW 01 Kiara, Walantaka

2 bulan ago

RTQ El-Alif Resmikan Cabang Kedua sebagai Jawaban atas Kebutuhan Ruang Belajar Santri

2 bulan ago

Pemkot Serang Apresiasi RTQ El-Alif sebagai Mitra Program Serang Mengaji

2 bulan ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?