By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Panen Padi Nusantara, Kabupaten Serang Surplus 4000 Ton
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Kabar DesaLintas Banten

Panen Padi Nusantara, Kabupaten Serang Surplus 4000 Ton

Last updated: Maret 10, 2023 8:46 pm
3 tahun ago
Share
5 Min Read
SHARE

Serang – Kabupaten Serang menjadi salah satu lokus Panen Padi Nusantara 1 Juta Hektare se Indonesia di Kampung Pegadungan, Desa Tenjo Ayu, Kecamatan Tanara pada Kamis, 9 Maret 2023. Mengingat, Kabupaten Serang mempunyai kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.

”Kabupaten Serang salah satu daerah lumbung padi di Provinsi Banten, dan Banten 8 besar memberikan kontribusi ketahanan pangan nasional,”kata Wakil Bupati (Wabup) Serang Pandji Tirtayasa saat menghadiri Panen Padi Nusantara 1 Juta Hektare dengan tema ’Padi Petani Kita Untuk Indonesia’ yang digelar Kementerian Pertanian.

”Kabupaten Serang ini sudah surplus sekitar 4000 ton, karena kita memberikan kontribusi cadangan beras nasional dari Kabupaten Serang. Tentunya prestasi ini tetap kita jaga dengan peningkatan produksi persatuan hektare kita sekarang rata-rata 7,6 perhektare gabah kering panen,” sambung Pandji.

Pandji mengatakan pada Tahun 2022, Kabupaten Serang telah mencapai target produksi yang ditetapkan oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah untuk komoditi padi realisasi produksi mencapai 575.548 ton dari target 532.813 ton.

”Untuk Maret 2023, prognosa luas panen 12,675 hektare dengan produksi 66.096 ton Gkg atau 33.118 setara beras. Untuk wilayah pengembangan padi di Kabupaten Serang tersebar di Kecamatan Kramatwatu, Pontang, Ciruas, Tanara, Tirtayasa, Lebakwangi, Cikande, Binuang dan Carenang,” ujarnya.

Sedangkan untuk Panen Padi Nusantara 1 Juta Hektare yang disahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang di pusatkan di Kebumen Kabupaten Serang menyumbang bagian daripada panen raya yang dipusatkan di Desa Tenjo Ayu, Kecamatan Tanara dengan sample 75 hektare.

”Sebetulnya yang panen di Desa Tenjo Ayu ini ada 375 hektare, tapi kita di simple kan hanya 75 hektare. Total hari ini yang panen se Kabupaten Serang itu ada 12.675 hektare, total hari ini panen raya itu dari luas area 46.900 pesawahan teknis di Kabupaten Serang ada 12 ribu yang panen hari ini,” ungkapnya.

Terlebih kata Pandji untuk panen saat ini produksinya relatif lebih bagus. Ditambah lagi, beruntungnya untuk harga jual gabah saat ini di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp4.200 gabah kering panen, tapi harga yang berlaku saat Rp4.650 bedanya Rp400.

”Saya harap tentunya Bulog bisa menyerap beras petani dengan harga yang proporsional, yang tadi saya harap jangan ada permainan harga disini agar petani kita tidak dirugikan. Saat ini harga yang bagus sekarang,” tegasnya.

Meskipun secara Banten Kabupaten Serang relatif rendah, sebab sebut Pandji, Kabupaten Tangerang Rp5.200, Kabupaten Lebak Rp5.000 dan Kabupaten Serang Rp4.500 harganya relatif rendah dibandingkan Lebak dan Tangerang. Menurutnya kemungkinan karena masalah panen sedang musim hujan sehingga kadar air di Kabupaten Serang lebih tinggi dibandingkan Tangerang, atau mungkin juga dari sisi kandungan padinya.

”Tapi, saya harap harga ini bisa berkembang terus. Mengapa harga beras tetap ingin kita naikan, agar petani tidak selalu menjadi martir untuk cadangan beras nasional sementara petani sendiri terus merosot harga berasnya,” ucapnya.

”Imbauan saya adalah, jangan sampai Pemerintah Pusat siapapun instansinya ketika panen raya melimpah ini stop impor, berikan kebahagiaan kepada para petani padi agar mereka menikmati harga yang sangat proporsional, sehingga mereka semangat untuk memproduksi beras,” paparnya.

Pandji mewanti-wanti jangan sampai petani karena tidak menguntungkan secara ekonomi dan beralih profesi menjadi pengojek dan kuli atau lainnya.

”Kita harus berikan motivasi kepada petani agar mereka memperoleh harga yang proporsional dan layak dan harus meningkat kesejahteraan mereka,” ajaknya.

Hadir pada Panen Padi Nusantara 1 Juta Hektare Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSMDP) Kementan RI Dedi Nur Syamsi, Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Banten Agus M Thaucid, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo dan puluhan masyarakat dna petani.

Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan untuk lokus Panen Padi Nusantara 1 Juta Hektare di Provinsi Banten terdapat di tiga wilayah yakni Kabupaten Serang di Kecamatan Tanara, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

”Ini daerah sumber-sumber sentra pangan kita,” ujarnya.

Kepala BPPSMDP Kementan RI Dedi Nur Syamsi mengatakan untuk Panen Padi Nusantara Menteri Pertanian (Mentan) sangat tertarik dengan Banten lantaran sebagau sentra produksi beras nasional. Terlebih, pada Maret 2023 ini mengalami surplus sebanyak 40.000 ton.

”Ini luar biasa untuk Banten, artinya Banten adalah andalan beras nasional,” ujarnya.

Terkait kualitas pengelolaan paska panen padi menurut Dedi, untuk di Banten khususnya Kabupaten Serang sudah baik dengan bahu membahunya para petani, pengelola kecamatan sampia tingkat provinsi.

”Saya berharap bulog bisa menyerap gabah dan beras dari petani secara maksimal. Tapi alhamdulillah harga beras dan gabah di Kabupaten Serang bagus dan petani bisa tersenyum,” ucapnya.

Penulis : Hamidah

You Might Also Like

Arus Mudik Malam di Pelabuhan Ciwandan Ramai, Pemudik Pilih Menyeberang Usai Berbuka
Pemudik Laka Tunggal, PMI Cilegon Sigap Beri Pertolongan
Pemkot Tangerang Rampungkan Perbaikan Jalan Strategis Jelang Mudik Lebaran 2026
Bupati Maesyal Rasyid Apresiasi Kinerja ASN Setahun Kepemimpinan
Bupati Ajak MUI Edukasi Generasi Muda dari Dampak Negatif Media Sosial
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Bupati Maesyal Rasyid Motivasi Atlet Kabupaten Tangerang Hadapi Porprov Banten 2026

2 hari ago

Wabup Intan Hadiri Kegiatan Saber-Rahmat di Masjid Al Jihad Balaraja

2 hari ago

Menhub Sidak Jalur Pantura, Truk Sumbu Tiga Dilarang Melintas Saat Mudik

4 hari ago

H-7 Idul Fitri, Arus Mudik di Pelabuhan Ciwandan Masih Lancar

4 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?