By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: SMAN 15 Kota Tangerang Kerap Banjir, Gubernur Andra Soni Siapkan Opsi Rehabilitasi atau Relokasi
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Seputar Banten

SMAN 15 Kota Tangerang Kerap Banjir, Gubernur Andra Soni Siapkan Opsi Rehabilitasi atau Relokasi

Last updated: Oktober 2, 2025 10:57 pm
4 bulan ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten — Gubernur Banten Andra Soni meninjau SMAN 15 Kota Tangerang yang kerap terdampak banjir, Kamis (2/10/2025). Dalam kunjungan itu, ia menegaskan perlunya langkah konkret agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu.

“Langkah utama adalah mengurangi risiko yang tidak diinginkan, khususnya jika berdampak bagi siswa maupun bangunan sekolah. Salah satunya risiko kegagalan konstruksi,” ujarnya di Jalan Villa Tangerang Regensi, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk.

Menurut Andra, ada dua opsi penanganan yang disiapkan. Pertama, rehabilitasi jika kondisi memungkinkan. Kedua, relokasi sekolah ke lokasi lain yang masih berada di Kecamatan Periuk, tidak jauh dari posisi sekarang.

Andra juga mengapresiasi kehadiran Wali Kota Tangerang dalam peninjauan tersebut. Menurutnya, penanganan masalah pendidikan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kota. “Kita terus berkolaborasi dalam menangani permasalahan pelayanan masyarakat,” katanya.

Kepala SMAN 15 Kota Tangerang, Niniek Nurcahya, membenarkan bahwa banjir memang menjadi persoalan lama. Bahkan, lima tahun lalu sekolah pernah meliburkan siswa akibat banjir.

“Genangan hanya di halaman, jadi proses belajar mengajar tetap kita lanjutkan. Tapi ketinggian banjir pernah mencapai 40 sentimeter dan membuat siswa kesulitan menuju kelas,” jelasnya.

Meski demikian, Niniek menegaskan pihak sekolah tetap fleksibel bagi siswa yang berjuang hadir ke sekolah saat banjir. “Kalau musim banjir mereka semangat datang dengan susah payah dari rumah menuju sekolah, tetap kami terima,” ungkapnya.

Sumber : Adpim

Editor : Owi

You Might Also Like

Gubernur Banten Targetkan Tindak Lanjut Rekomendasi Ombudsman Tuntas Sebulan
Gubernur Banten Resmikan Jalan Poros Tiga Desa di Sindangjaya
Encop Sofia Berbagi Kepedulian Lewat Santunan Anak Yatim di Tasyakuran SPPG
Gubernur Banten Resmikan Masjid Al-Istiqlaliyyah di Pasar Kemis
Investasi Banten 2025 Tembus Rp130,2 Triliun, Naik ke Peringkat 4 Nasional
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Gubernur Kukuhkan PPTI Banten, Dorong Kolaborasi Percepatan Eliminasi TBC

7 hari ago

Sekolah Gratis Jadi Strategi Tekan Putus Sekolah di Banten

7 hari ago

Wagub Dimyati: Toleransi Fondasi Persatuan Bangsa

7 hari ago

Pemprov Banten Raih Predikat AA Digitalisasi Arsip, Indeks Pelayanan Publik Naik ke A-

2 minggu ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?