By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Timuran Tiba, Petani Banten Gembira
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2025 Damar Banten.
Seputar Banten

Timuran Tiba, Petani Banten Gembira

Last updated: Mei 16, 2025 2:30 pm
4 bulan ago
Share
3 Min Read
SHARE

Timuran menjadi berkah tersendiri bagi pembudidaya rumput laut jenis cottoni di pesisir utara Banten. Ombak yang tenang, arus laut setabil dan curah hujan yang rendah merupakan kondisi ideal untuk menanam rumput laut jenis cottoni. 

Salman, petani rumput laut asal Desa Lontar, Kec. Tirtayasa, Kab. Serang, Banten menjelaskan, Timuran adalah penyebutan masyarakat setempat, mengacu pada arah angin (Angin Timur) yang berhembus dari arah timur. Kondisi ini terjadi pada  bulan Mei sampai November. 

Pada Musim Timur, katanya,  masyarakat di desanya ramai-ramai menanam rumput laut. Setiap pembudidaya rata-rata memiliki 2-3 blok lahan. Dalam 1 blok terdapat 50 rentang tambang sebagai media budidaya dengan ukuran 30 depa (50 meter) “Kalau Timuran, pertumbuhannya cepat dan bagus. Penyakit juga nggak ada,” tuturnya kepada Damarbanten.com belum lama ini.

Lebih lanjut, pria yang memiliki dua blok lahan budidaya rumput laut ini mengatakan, dalam setiap panen (40 hari), lahan miliknya dapat menghasilkan 10 ton rumput laut basah, atau sekitar 1,5 ton rumput laut kering. Meski harga rumput laut sedang turun, penghasilanya masih cukup untuk menghidupi keluarganya 

“Harga kering sekarang lagi turun Rp 14.000/kg,.dibanding harga normal Rp.18.000/kg di pengepul. Lumayan lah, berkah. Bisa nambah-nambah penghasilan,” imbuhnya 

Selain mendatangkan berkah bagi pembudidaya, musim Timur juga mendatangkan cuan bagi para pekerja dalam mata rantai usaha budidaya rumput laut. Misalnya saja, pekerja pembibitan, pekerja pemanenan, pengangkutan dan penjemuran. 

Nati,  pekerja pembibitan mengaku senang ketika musim Timuran tiba, karena ada penghasilan tambahan. 

“Yang jadi kuli pembibitan kan ibu-ibu, jadi lumayan lah, bisa membantu suami,” ujarnya. 

Lebih lanjut, wanita berusia 50 tahun ini menguraikan, upah kuli pembibitan berkisar Rp 5.000 – Rp 7.000 per rentang (50 meter), tergantung harga pasaran rumput laut. Dalam sehari, ibu lima anak ini bisa membawa pulang Rp.50.000 -Rp 70.000 dari hasil upah pembibitan.

Selain itu, Nati juga menyayangkan bahwa, produktifitas rumput laut jenis Cottoni ini hanya produktif di musim Timuran saja, sedangkan di musim Baratan semua berhenti menanam karena gelombang air laut tinggi.

“Kalau musim barat, paling tanam buat cadangan bibit saja. Persiapan untuk Timuran ke depan,” ujarnya.

Masyarakat pesisir kini berharap ada metode penanaman rumput laut baru yang bisa diterapkan pada musim Baratan, sehingga budidaya rumput laut tak hanya pada musim Timuran saja. (**)

Penulis: Amrin Fasa

You Might Also Like

Formatur Terpilih Akmal Mukarom Siap Jalankan Estafeta Kepemimpinan HMI Komisariat UIN SMH Banten
Demonstrasi di Kota Serang mulai  Bentrok
Massa Demonstran Bakar Pos Polisi Ciceri, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan di Serang
Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan, Tuntut Keadilan bagi Driver Ojol yang Tewas saat Aksi di DPR
Puluhan Ribu Mahasiswa Gelar Aksi di Bunderan Ciceri
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

IPSI Banten Gelar Rakerprov dan Seleksi PON Bela Diri

2 hari ago

IPSI Banten Gelar Seleksi Atlet PON di Serang, Targetkan 3 Medali Emas

2 hari ago

Dinas Pariwisata Banten Dorong Pengelolaan Destinasi Berkelanjutan, Target 22 Juta Kunjungan Wisatawan

2 hari ago

Pengembangan Destinasi Wisata Harus  Berdayakan Masyarakat.

3 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2025 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?