Damar Banten – Ketua Umum pertama HMI MPO Komisariat UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Ubaidillah, menekankan pentingnya penguatan tradisi literasi bagi kader HMI. Hal itu ia sampaikan pada penutupan Rapat Anggota Komisariat (RAK) ke-9 yang berlangsung di Gedung KNPI Provinsi Banten, Sabtu (30/8/2025).
Dalam arahannya, Ubaidillah mengingatkan agar kader tidak terburu-buru menyelesaikan studi sebelum menguasai kemampuan dasar intelektual.
” Jangan dulu lulus sebelum pandai berargumentasi dan menulis. Karena dengan kemampuan itu kita bisa menunjukkan siapa diri kita,” ujar Ubaidillah.
Ia menilai, kader HMI perlu memperkuat tradisi diskusi rutin, menulis hasil diskusi, serta mengadakan pelatihan menulis dan argumentasi. Menurutnya, langkah tersebut menjadi modal penting untuk mencetak kader intelektual yang berkualitas.
“Fokus saja ke situ. Selama di komisariat, saya harapkan kader fokus pada perkaderan. Nanti setelah masuk di cabang, baru belajar soal politik,” tegasnya.
Lebih jauh, Ubaidillah juga mendorong kader untuk aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di kampus. Hal itu dinilainya penting untuk memperluas jaringan serta melatih keterampilan sosial di luar organisasi.
Pesan tersebut menjadi penutup dari rangkaian RAK ke-9 HMI MPO Komisariat UIN SMH Banten. Forum tahunan ini tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang refleksi kader untuk memperkuat komitmen intelektual dan mempertegas arah perkaderan.
Penulis: Sayyidah