By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Demo Didepan BIS, Kumala Sebut Stadion Kasbon
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Lintas Banten

Demo Didepan BIS, Kumala Sebut Stadion Kasbon

Last updated: Mei 9, 2022 11:51 pm
4 tahun ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala), menggelar demontrasi di depan Banten International Stadium (BIS).

Dalam aksinya, mereka membentangkan spanduk yang bertuliskan ‘Selamat datang di stadion hasil kasbon’ sebagai bentuk kecaman.

Koordinator aksi, Fauzul mengatakan, pembangunan Banten International Stadium tidak mencerminkan untuk mensejahterakan rakyat.

Terlebih, sebagian anggaran pembangunannya senilai Rp430 miliar dari APBD Perubahan 2020 hasil pinjaman dari PT. SMI.

“Karena itu kita selaku masyarakat Banten jangan dulu merasa bangga dengan adanya Banten internasional Stadium/Sport Center, justru kita harus berduka dengan kejadian ini karena pembangunannya hasil kasbon,” katanya kepada media, Senin (9/5/2022).

Ia menilai, pembangunan BIS terkesan memaksakan lantaran tidak berdampak dengan situasi pandemi. Gubernur Banten dituding hanya mementingkan mengejar target RPJMD, dibandingkan dengan kebutuhan rakyat.

“Dalam hal ini, jelas menunjukkan bahwa watak pemerintah masih rakus memikirkan proyek-proyek yang tertunda demi mengejar Target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) disituasi merosotnya perekonomian pasca Covid-19 pada 2 tahun silam,” ungkapnya.

Di sisi lain, pihaknya mempertanyakan dampak pembangunan megah itu yang digadang-gadang akan menyerap 7.500 tenaga kerja. Sebab pada faktanya, pengangguran di Banten masih tinggi.

“Alibi Pemprov saat itu dalam perencanaan pembangunan Sport Center (BIS) untuk menyerap 7.500 tenaga kerja. Padahal kenyataannya tidak akan menyerap tenaga kerja sejumlah 7.500,” terangnya.

Atas dasar itu, Kumala menuntut transparansikan anggaran pembangunan Banten Internasional Stadium/Sport Center sebagai bentuk pelayanan dan sumber informasi untuk publik.

Penulis : Iqbal

You Might Also Like

Arus Mudik Malam di Pelabuhan Ciwandan Ramai, Pemudik Pilih Menyeberang Usai Berbuka
Pemudik Laka Tunggal, PMI Cilegon Sigap Beri Pertolongan
Pemkot Tangerang Rampungkan Perbaikan Jalan Strategis Jelang Mudik Lebaran 2026
Bupati Maesyal Rasyid Apresiasi Kinerja ASN Setahun Kepemimpinan
Bupati Ajak MUI Edukasi Generasi Muda dari Dampak Negatif Media Sosial
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Bupati Maesyal Rasyid Motivasi Atlet Kabupaten Tangerang Hadapi Porprov Banten 2026

5 hari ago

Wabup Intan Hadiri Kegiatan Saber-Rahmat di Masjid Al Jihad Balaraja

5 hari ago

Menhub Sidak Jalur Pantura, Truk Sumbu Tiga Dilarang Melintas Saat Mudik

6 hari ago

H-7 Idul Fitri, Arus Mudik di Pelabuhan Ciwandan Masih Lancar

7 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?