Damar Banten – Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang sekaligus Wali Kota Serang, Budi Rustandi, memaparkan capaian kinerja Pemerintah Kota Serang selama masa kepemimpinannya dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra.
Budi menyebut, dalam kurun hampir 11 bulan bekerja, sejumlah indikator pembangunan Kota Serang menunjukkan tren positif berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
“Kita buktikan 11 bulan Saya bekerja Februari tanggal 20 itu baru setahun, hasil dari BPS Badan pusat statistik itu kita ipm-nya naik, sejarah itu, indeks pembangunan manusianya naik.” ujar Budi.
Selain peningkatan IPM, Budi juga menyampaikan penurunan angka pengangguran serta meningkatnya aktivitas pembangunan sebagai dampak dari keterbukaan daerah terhadap investasi.
“Kalau kita terbuka untuk investasi, lapangan pekerjaan banyak, PAD masih banyak, pembangunan juga banyak,” katanya.
Dari sisi keuangan daerah, Budi menuturkan bahwa pendapatan daerah Kota Serang meningkat signifikan, dari kisaran Rp. 300 -an miliar menjadi Rp512 miliar, meski APBD Kota Serang tergolong paling kecil di Provinsi Banten.
“Semua tergantung dari manajemen seorang walikotanya, termasuk penanganan banjir.”
Atas capaian tersebut, Pemerintah Kota Serang juga memperoleh apresiasi dari pemerintah pusat, termasuk penghargaan kepala daerah inovatif serta masuk dalam 100 besar pendapatan daerah terbaik secara nasional versi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Alhamdulillah, kita mendapat penghargaan sebagai kepala daerah paling inovatif dari pemerintah pusat. Selain itu, Kementerian Dalam Negeri menilai pendapatan daerah Kota Serang termasuk 10 terbaik di Indonesia, dengan peningkatan dari sekitar Rp. 300 -an miliar menjadi Rp. 512 miliar, yang menjadi sejarah bagi daerah kita.”
Budi juga menyebut salah satu rencana yang akan dijalankan adalah pembangunan kembali Alun-alun Kota Serang, yang nantinya akan menjadi ikon Kota Serang sekaligus bagian dari identitas Provinsi Banten.
“Ada pembangunan kembali Alun-alun Kota Serang yang nantinya menjadi ikon,” kata Budi.
Budi menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari pendekatan kerja nyata dan manajemen pemerintahan yang efektif, serta komitmen untuk terus melanjutkan program pembangunan secara bertahap.
Penulis : Mardiah

