By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Kombats Gerakkan Bentang 1000 Spanduk, Desak BBWSC3 Hentikan Pembangunan Intake
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Komunitas

Kombats Gerakkan Bentang 1000 Spanduk, Desak BBWSC3 Hentikan Pembangunan Intake

Last updated: Juli 9, 2021 1:59 pm
5 tahun ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Komunitas Masyarakat Bantaran Sungai (KOMBAT’S) kembali melakukan aksi bentang 1000 Spanduk di seluruh wilayah Serang Utara. Hal itu merupakan aksi protes yang dilakukan oleh kombats, menuntut pembangunan intake yang berlokasi di Desa Puser Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang – Banten agar segera dihentikan dan melanjutkan pembangunan normalisasi. Kamis (08/072021).


“Normalisasi akan kita dukung, tapi dengan intake kami akan tetap menolak,” ujar Amrin Fasa, perwakilan dari KOMBATS, melauli pesan WhatsApp, Kamis (8/7).


Pihaknya akan terus melakukan pergerakan untuk tetap menolak pembangunan intake/sodetan, karena sumber air yang diambil berasal dari sungai ciujung baru yg tercemar limbah industri.


“pencemaran limbah di sungai ciujung baru telah menyebabkan hancurnya hak eknomi sosial dan budaya masyaakat serang utara. polemik ini sudah brlangsung sejak tahun 90an dan sampai sekarang belum terpecahkan,” Katanya.

Ia menambahkan bahwa, jika pembangunan intake/sodetan terus dipaksakan maka akan memperluas pencemaran dan dampak negatifnya juga akan semakin luas.


Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Ciujung Institut, Ridho, bahwa pihaknya akan terus melakukan gerakan penolakan pembangunan intake/sodetan, meski dalam kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Maka pihaknya melakukan aksi dalam bentuk membentangkan spanduk penolakan Pembangunan intake/sodetan diseluruh penjuru wilayah Serang Utara, terkhusus di wilayah sekitar bantaran sungai.


“Karena aksi demonstrasi tidak diperbolehkan, maka perlawanan untuk menolak (Pembangunan intake/Sodetan) tidak boleh berhenti, kami bentangkan spanduk penolakan diseluruh penjuru wilayah Serang Utara,” tutupnya.


Pantauan Damar Banten, ada sekitar 3 spanduk yang di pasang di perempatan Pontang, di Desa Pontang Legon, dan di Desa Singarajan yang bertuliskan “KAMI MENOLAK SODETAN KALI ASIN, AIR KAMI JANGAN DIRACUNI”.

Penulis : Iqbal

You Might Also Like

RTQ El-Alif Tanamkan Empati Sejak Dini Lewat Ramadhan Berbagi
Kokobok Munggahan di Curug Betung Jadi Ajang Silaturahmi Offroader
Lewat Fun Sport Badminton, GenBI Banten Pererat Kekompakan Anggota
Latih Kepercayaan Diri Anak, TK Cordova adakan Ikhtifalan
Forum Ekonomi Kreatif Banten Resmi Dilantik, Dorong Ekonomi Satu Arah
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Mengolah Sampah Jadi Produk Serbaguna

1 bulan ago

Encop Sofia: Antara Feminisme dan Nilai Qur’ani

2 bulan ago

MAHASISWA ADMINISTRASI NEGARA UNPAM KAMPUS SERANG GELAR PKM EDUKASI ETIKA PERGAULAN DI SMKN 3 PANDEGLANG

3 bulan ago

Temu Komisariat, GenBI UIN SMH Banten Tegaskan Peran Agen Perubahan

3 bulan ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?