Damar Banten – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon menyiagakan puluhan personel untuk membantu pelayanan kesehatan selama arus mudik di Pelabuhan Ciwandan.
Posko PMI mulai beroperasi sejak H-7 hingga malam takbiran dengan total sebanyak 40 personel yang diterjunkan.
Para personel tersebut dibagi ke dalam dua shift, yakni pagi dan malam.
“Total personel ada 40 orang, dibagi dua shift pagi dan malam, masing-masing terdiri dari empat personel yang berjaga,” ujar Rifki Apriansyah saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, posko PMI disiagakan untuk memberikan layanan kesehatan bagi pemudik maupun petugas yang berada di area pelabuhan.
Selama masa siaga, PMI mencatat sejumlah penanganan terhadap petugas pelabuhan dan aparat di lapangan.
“Yang sudah kami tangani sementara ini dari pegawai pelabuhan dan aparat, seperti pengecekan tensi dan luka ringan seperti lecet,” jelasnya.
Sementara itu, hingga saat ini belum ditemukan adanya pemudik yang membutuhkan penanganan medis.
“Untuk pemudik sendiri, sejauh ini belum ada yang dilakukan penanganan,” tambahnya.
PMI Kota Cilegon akan terus bersiaga hingga puncak arus mudik guna mengantisipasi kondisi darurat, khususnya di area pelabuhan yang menjadi jalur utama penyeberangan menuju Pulau Sumatera.
Penulis : Edwar

