Damar Banten – Presiden Prabowo Subianto membahas perkembangan situasi domestik dan global, termasuk dinamika terkini di kawasan Timur Tengah, dalam silaturahmi dan diskusi bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, pada Selasa (03/03/2026).
Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa Presiden menekankan kesiapsiagaan pemerintah menghadapi berbagai kemungkinan di tengah situasi global yang terus berkembang.
“Bapak Presiden menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan situasi baik global maupun domestik selama beberapa waktu belakangan ini, termasuk situasi terakhir yang sedang berkembang di Timur Tengah,” ujarnya kepada awak media.
Menanggapi meningkatnya eskalasi kawasan, pemerintah mengambil langkah antisipatif untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI). Menlu mengungkapkan telah menginstruksikan Duta Besar RI di Teheran guna menyiapkan proses evakuasi bertahap bagi WNI di Iran.
“Ada beberapa WNI yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut,” Sambungnya sebagaimana dilansir laman Setneg.go.id.
Sugiono juga menambahkan, pemerintah terus memantau perkembangan situasi secara saksama.
“Apapun yang akan terjadi, kita harus siap untuk menghadapi segala kemungkinan,” Katanya.
Dalam komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Iran, Indonesia kembali menegaskan sikap konsistennya terhadap penghormatan kedaulatan negara serta pentingnya kembali ke meja perundingan. Pemerintah juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk berperan sebagai mediator dalam upaya meredakan eskalasi di kawasan tersebut.
Penulis : Mardiah

