By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: ​7 Tahun Tanpa Musholla, Warga Bukit Cinangka Tetap Antusias Tarawih
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Seputar Banten

​7 Tahun Tanpa Musholla, Warga Bukit Cinangka Tetap Antusias Tarawih

Last updated: Februari 23, 2026 7:49 am
2 bulan ago
Share
2 Min Read
SHARE

​ DAMAR BANTEN – Ketiadaan fasilitas ibadah selama lebih dari tujuh tahun tidak menyurutkan semangat spiritual warga Perumahan Bukit Cinangka Indah, Kecamatan Cinangka. Memasuki bulan suci Ramadhan 2026, warga setempat terpaksa menggelar shalat tarawih berjamaah di area terbuka akibat belum tersedianya bangunan musholla permanen.

​Pantauan di lapangan menunjukkan warga tetap antusias memadati lahan kosong yang sejatinya merupakan area fasilitas umum (fasum) milik pengembang. Meski tanpa atap dan dinding, kekompakan warga dalam menjalankan ibadah justru semakin erat di tengah keterbatasan.

​Salah seorang warga, Jaenal, menjelaskan bahwa lokasi yang mereka gunakan saat ini adalah tanah milik pengembang perumahan yang hingga kini belum dimanfaatkan untuk pembangunan fisik.

​“Posisi sholat di tanah milik pengembang yang belum dibangun,” ujar Jaenal saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).

​Kondisi ini memicu keprihatinan sekaligus harapan besar dari para penghuni. Warga mendesak pihak pengembang maupun instansi terkait untuk segera merealisasikan pembangunan fasilitas rumah ibadah yang telah menjadi hak warga selama bertahun-tahun.

​Keberadaan musholla dinilai sangat krusial, bukan hanya sebagai sarana ibadah di bulan Ramadhan, melainkan juga sebagai pusat interaksi sosial dan pendidikan agama bagi anak-anak di lingkungan perumahan tersebut pada hari-hari biasa.

​Hingga berita ini diturunkan, warga tetap berkomitmen melanjutkan aktivitas keagamaan di lahan terbuka tersebut sebagai bentuk keteguhan iman dan kebersamaan, sembari menantikan kejelasan janji pembangunan dari pihak terkait.

​Penulis :Eduardus

You Might Also Like

Wagub Banten: Program MBG 3B Kunci Kesejahteraan Keluarga dan Generasi Emas 2045
Bangkit Pascabanjir, Rumah Afifi Dibangun Kembali oleh PMI dan Bank BJB
ndaftaran SPMB SMA-SMK Dilakukan Berkala, Pemprov Banten Jamin Akses Setara
Kolaborasi Disdukcapil dan RS Citra Arafiq Perluas Balung Anak
Wagub Dimyati: Penanaman Mangrove Kunci Lindungi Pesisir
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Pemprov Banten Ikuti Kebijakan Pusat Soal Insentif Pajak Kendaraan Listrik

6 hari ago

Kunjungi Sitandu, Tinawati Andra Soni Tekankan Penguatan Ketahanan Keluarga Lewat Pertanian

6 hari ago

Pemprov Banten Dukung Penguatan Aglomerasi Jabodetabekpunjur

7 hari ago

1.581 Cerpen Antikorupsi Torehkan Rekor MURI, Bukti Kekuatan Literasi Lawan Korupsi

7 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?