Damar Banten – PMI Kota Cilegon bersama Bank BJB Cabang Cilegon meresmikan perbaikan rumah milik Afifi, warga Lingkungan Sambilawang, Kelurahan Cibeber, yang rusak akibat banjir, pada Kamis (30/4/2026).
Rumah Afifi sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat bencana banjir. Kini, rumah tersebut telah diperbaiki dan kembali layak huni dengan kondisi lebih nyaman serta aman bagi keluarga.
Peresmian dihadiri Ketua PMI Kota Cilegon H. Abdul Hakim Lubis, perwakilan Bank BJB Cabang Cilegon Ricky Samsurrizal, Camat Cibeber Sofan Maksudi, unsur kepolisian, pemerintah kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat.
Ketua PMI Kota Cilegon, Abdul Hakim Lubis, mengatakan bantuan dari Bank BJB sebelumnya diterima saat penanganan banjir untuk kebutuhan operasional warga terdampak.
“Waktu banjir kemarin, kami menerima bantuan Rp100 juta dari Bank BJB. Bantuan itu kami gunakan untuk operasional, terutama penyediaan makanan bagi warga terdampak,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian dana tersebut kemudian diarahkan untuk rehabilitasi rumah warga agar manfaatnya lebih berkelanjutan.
“Atas arahan pimpinan Bank BJB, sebagian bantuan kami manfaatkan untuk perbaikan rumah warga terdampak supaya manfaatnya bisa dirasakan lebih lama,” katanya.
Hadirkan Harapan Baru
Rumah berukuran 8,5 x 4,5 meter itu diperbaiki dalam waktu sekitar 24 hari hingga akhirnya dapat kembali ditempati.
Perwakilan Bank BJB Cabang Cilegon, Ricky Samsurrizal, menegaskan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan perusahaan.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat dan bisa membantu masyarakat bangkit setelah terdampak bencana,” tuturnya.
Camat Cibeber, Sofan Maksudi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi PMI dan Bank BJB yang dinilai memberi dampak langsung bagi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada PMI Kota Cilegon dan Bank BJB. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami, khususnya Afifi dan keluarga,” ucapnya.
Kolaborasi PMI Kota Cilegon dan Bank BJB menjadi bukti nyata kepedulian sosial yang tidak hanya membangun kembali rumah warga, tetapi juga memulihkan harapan masyarakat untuk bangkit pascabencana.
Penulis : Ayu Lestari

