Damar Banten – Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (Bison) Indonesia menggelar kegiatan Doa Bersama untuk Negeri dan Santunan 1.000 Anak Yatim di Posko Bison Indonesia Serang. Kegiatan tersebut mengusung tema “Berbagi dalam Kebhinekaan, Bersatu dalam Kepedulian: Meneguhkan Semangat Kebangsaan dan Toleransi untuk Indonesia Emas 2045.” Serang, (8/3/2026).
Acara tersebut dihadiri anggota DPRD Banten Rian Hidayat, Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi, serta perwakilan peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Banten.
Ketua Bison Indonesia Ginka Febrianti Ginting dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia berdiri di atas keberagaman suku, ras, dan agama. Namun, seluruh perbedaan tersebut disatukan oleh semangat yang sama untuk membangun Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju.
“Indonesia berdiri di atas perbedaan. Kita berasal dari berbagai suku, ras, dan agama, tetapi ada satu hal yang menyatukan kita, yaitu keinginan untuk membangun Indonesia menjadi lebih maju,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepedulian sosial di tengah masyarakat menjadi hal penting dalam menjaga persatuan dan kebersamaan.
Menurutnya, kegiatan santunan anak yatim tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus ajakan untuk terus menumbuhkan nilai kemanusiaan dalam kehidupan berbangsa.
Ginka juga menyampaikan pesan kepada anak-anak yatim yang hadir agar tetap percaya diri dan berani bermimpi.
“Adik-adik harus percaya bahwa di negeri ini banyak tangan yang siap merangkul kalian. Jangan takut bermimpi di Indonesia, karena banyak orang yang akan mendukung kalian,” katanya.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta meneguhkan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Penulis : Owi

