By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Daya Tampung SMP Negeri Terbatas, Dindikbud Kabupaten Serang Harap Sekolah Swasta Tampung Lulusan SD
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Seputar Banten

Daya Tampung SMP Negeri Terbatas, Dindikbud Kabupaten Serang Harap Sekolah Swasta Tampung Lulusan SD

Last updated: Juni 12, 2026 11:49 am
1 bulan ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang mengungkapkan daya tampung SMP Negeri pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 masih terbatas dibandingkan jumlah lulusan SD yang ada di Kabupaten Serang.

Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Aber Nurhadi mengatakan, jumlah lulusan SD mencapai 27.707 siswa. Sementara daya tampung SMP Negeri hanya tersedia dalam 426 rombongan belajar dengan kapasitas 34 siswa per kelas.

“Jadi kalau dari sisi ini nampaknya banyak lulusan SD yang tidak diterima di sekolah menengah pertama negeri, karena lulusannya sebanyak 27.707 siswa daya tampungnya hanya 426,” ujarnya usai Peluncuran SPMB Bahagia di Pendopo Bupati Serang, (11/06/2026).

Dengan kondisi tersebut, sekolah swasta diharapkan dapat menjadi solusi bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri. Menurut Aber, jumlah sekolah swasta di Kabupaten Serang cukup banyak dan memiliki peluang besar untuk menerima lulusan SD.

Ia juga berharap sekolah swasta tidak membebani masyarakat dengan berbagai iuran yang terlalu tinggi, meskipun pengelolaan sekolah berada di bawah kewenangan yayasan masing-masing.

“Di swasta juga diharapkan tidak terlalu memberatkan, tidak terlalu banyak iuran-iuran walaupun yayasan itu punya aturan sendiri, tidak bisa kita menggratiskan di sekolah swasta karena dia punya aturan sendiri, punya rumah tangga sendiri tapi menerima BOS juga. Maka diharapkan dari BOS ini bisa menampung siswa-siswa yang tidak tertampung di negeri,” jelas Aber.

Pada kesempatan yang sama, Pemkab Serang meluncurkan SPMB Bahagia dan budaya sekolah aman, nyaman, serta ramah anak. Program tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan belajar bagi seluruh anak di Kabupaten Serang.

Penulis : Mardiah

You Might Also Like

Besok Malam! Ribuan Lampion Siap Menghiasi Langit Ciomas
Festival Ciomas Ngabring Dimulai, 20 Ribu Benih Ikan Nila Ditebar
Tutup MPLS, SKh Elok Asri Deklarasikan Sekolah Aman dan Nyaman
1920 yang Tua Umurnya, Bukan Nilainya
Perkuat Peran Keluarga, SKh Elok Asri Gelar Penyuluhan Anti Narkoba dalam MPLS
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Bupati Serang Fokus Tingkatkan PAD Lewat Transaksi Digital

5 hari ago

Wagub Dimyati: Koperasi Penggerak Ekonomi Berbasis Gotong Royong

5 hari ago

Operasi Pasar Murah di Kramatwatu Diserbu Warga

6 hari ago

Pemkab Serang Luncurkan 1 Desa 100 Pekerja Rentan

6 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?