Damar Banten – Antusiasme warga terlihat saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar Bazar Ramadan 1447 Hijriah di halaman Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang (10/3/2026).
Bazar dipadati masyarakat yang ingin membeli kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau. Sejumlah bahan pokok dijual di lokasi, seperti minyak goreng, telur, daging, cabai, bawang, dan berbagai komoditas lainnya.
Warga Curug, Asih (46) mengaku bazar tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan dapur selama Ramadan.
“Alhamdulillah membantu banget. Harganya lebih murah dari pasar, jadi saya belanja bareng tetangga,” ujarnya.
Ia mengatakan minyak goreng yang dibelinya jauh lebih murah dari harga biasanya. Minyak goreng kemasan 2 liter dijual sekitar Rp30 ribu.
Stabilkan Harga Pangan
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan bazar Ramadan digelar untuk membantu masyarakat sekaligus menstabilkan harga bahan pokok di pasaran.
“Ada dukungan dari dunia usaha juga, jadi produknya bisa dijual lebih murah langsung ke masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, permintaan sejumlah komoditas biasanya meningkat saat Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Karena itu Pemprov Banten melakukan pengawasan agar tidak terjadi kecurangan di pasar.
“Kami juga koordinasi dengan kepolisian supaya tidak ada penimbunan,” ujarnya.
Andra Soni memastikan stok pangan di Banten masih aman. Ia mengimbau masyarakat berbelanja secara bijak dan tidak melakukan panic buying.
“Stoknya aman. Kita juga terus koordinasi untuk menahan laju inflasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Iwan Hermawan menyampaikan bazar Ramadan diikuti sekitar 200 outlet, mulai dari distributor, agen hingga produsen.
“Harganya memang kami upayakan lebih murah dari pasar. Selain bazar ini, kami juga sudah menggelar Gerakan Pangan Murah di 15 titik di Banten,” ujarnya.
Penulis: Ayu Lestari

