Damar Banten – Presiden Prabowo Subianto memutuskan tidak melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dalam Musyawarah Nasional XVI IPSI Masa Bakti 2026-2030 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (11/4/2026).
Keputusan tersebut disampaikan langsung dalam sambutannya. Prabowo menilai tanggung jawab sebagai Presiden membutuhkan perhatian penuh, sehingga ia tidak dapat menjalankan peran di IPSI secara optimal.
“Saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI karena tugas kebangsaan menyita waktu saya sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai Ketua Umum PB IPSI,” ujarny sebagaimana dilansir laman setkab.go.id
Ia juga mengungkapkan telah mengabdi di dunia pencak silat selama kurang lebih 34 tahun, baik sebagai wakil ketua umum maupun ketua umum. Pengabdian tersebut, menurutnya, menjadi bagian penting dalam perjalanan IPSI membina dan mengembangkan pencak silat.
Meski tidak lagi menjabat, Prabowo menegaskan dukungannya terhadap organisasi tersebut tetap berlanjut.
“Saya akan terus mendukung, dengan atau tanpa jabatan. Seorang pendekar adalah sampai nafas terakhir,” tegasnya.
Selain itu, Prabowo berharap IPSI menjadi garda terdepan dalam membina karakter bangsa sekaligus mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.
Penulis : Mardiah

