By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Avtur Melonjak, Pemerintah Tahan Kenaikan Tiket 9-13 Persen
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Utama

Avtur Melonjak, Pemerintah Tahan Kenaikan Tiket 9-13 Persen

Last updated: April 9, 2026 7:56 am
4 bulan ago
Share
1 Min Read
Konferensi pers kebijakan transportasi dan BBM di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4/2026). (Sumber: setkab.go.id)
SHARE

Damar Banten – Pemerintah berupaya menahan kenaikan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi di kisaran 9-13 persen, meski harga avtur melonjak hingga 70-80 persen sejak 1 April 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan persnya menjelaskan, avtur menyumbang sekitar 40 persen biaya operasional maskapai dan mengikuti harga pasar global. Karena itu, penyesuaian harga sulit dihindari, namun pemerintah tetap menjaga agar tiket tetap terjangkau.

“Pemerintah mempersiapkan langkah mitigasi strategis agar harga tiket tetap terjangkau di masyarakat. Jadi, yang kita jaga adalah harga tiketnya,” ujarnya sebagaimana dilansir laman segkab.go.id.

Untuk menekan kenaikan, pemerintah memberi insentif PPN ditanggung pemerintah (PPN DTP) 11 persen dengan anggaran Rp1,3 triliun per bulan atau Rp2,6 triliun selama dua bulan. Selain itu, fuel surcharge dibatasi maksimal 38 persen.

“Untuk menjaga kenaikan harga tiket domestik agar tetap terjangkau oleh masyarakat, maka pemerintah menjaga kenaikan harga tiket hanya di kisaran 9 persen hingga 13 persen,” tegasnya.

Pemerintah juga menurunkan bea masuk suku cadang pesawat menjadi 0 persen agar biaya operasional maskapai lebih ringan. Harga avtur dalam negeri pun disebut masih kompetitif dibanding negara lain di Asia Tenggara seperti Filiphina dan Thailand.

Penulis : Mardiah

You Might Also Like

Menkeu Luncurkan Becak Listrik, Yogyakarta Jadi Percontohan Pemberdayaan Berbasis Teknologi
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Asal Padang Terpilih
Magang Nasional Angkatan Ke-2 Resmi Dibuka! Peluang Kerja untuk Fresh Graduate
Prabowo Dorong Himbara Jadi Motor Ekonomi, Kelola Aset Rp1.100 Triliun
Ratusan Perusahaan Sawit Masih Diawasi, Harga TBS Berangsur Pulih
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Perkuat Infrastruktur Pertanian hingga Papua

2 bulan ago

Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Palestina

2 bulan ago

krisis air bersih di gili meno, warga tuntut pipa bawah laut

3 bulan ago

Presiden Prabowo Serahkan Rafale dan Alutsista Strategis untuk Perkuat TNI AU

3 bulan ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?