By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Perkuat Infrastruktur Pertanian hingga Papua
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Utama

Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Perkuat Infrastruktur Pertanian hingga Papua

Last updated: Juni 21, 2026 9:52 am
4 bulan ago
2 Min Read

Damar Banten – Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino Godzilla terhadap ketahanan pangan nasional, mulai dari penguatan cadangan beras, pembangunan infrastruktur pertanian, hingga penyaluran bantuan kepada petani di berbagai daerah termasuk Papua.

Langkah tersebut dibahas Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/06/2026).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan cadangan beras nasional saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton. Ditambah stok yang berada di masyarakat dan sektor usaha, ketersediaan pangan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 10 bulan ke depan.

“Kemudian beras di hotel, rumah, restoran, itu kurang lebih 12,5 juta ton. Artinya dengan cadangan ini, tiga-tiganya, itu bisa 10-11 bulan ke depan,” ujarnya.

Selain menjaga stok pangan, pemerintah memperkuat upaya mitigasi melalui pembangunan embung, irigasi pompa, sumur dalam, pompanisasi, optimalisasi lahan rawa, dan program cetak sawah baru.

“Kita sudah membangun embung, kemudian irigasi pompa, kemudian sumur dalam, kemudian pompanisasi, opla optimalisasi lahan, yaitu lahan rawa yang biasanya panen satu kali, jadi dua kali dan tiga kali. Kemudian cetak sawah kita lanjutkan,” kata Amran.

Pemerintah juga melanjutkan program bantuan pertanian di berbagai daerah. Untuk tahun 2026, bantuan yang disalurkan mencapai Rp3,2 triliun, setelah sebelumnya Rp2 triliun pada 2025. Program tersebut mencakup lahan seluas 870 ribu hektare, termasuk di seluruh kabupaten di Papua.

“Kami berikan bantuan di sana tahun ini Rp3,2 triliun, tahun lalu Rp2 triliun, totalnya Rp5,5 triliun lebih,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah akan menambah program cetak sawah baru di sejumlah wilayah yang mengajukan permintaan, termasuk Papua Barat, sebagai bagian dari strategi memperkuat produksi pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim.

Penulis : Mardiah

[ruby_related total=5 layout=5]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games

1 bulan ago

Prabowo Ungkap Kapal Induk Asal Italia Akan Diubah Jadi Pangkalan Helikopter dan Drone

1 bulan ago

BNPB: Aktivitas Gempa Flores Mulai Menurun, 72.864 Warga Masih Mengungsi

1 bulan ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Ini Tips Kemenkes Lindungi Diri

1 bulan ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account