BANTEN – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Banten, Amrullah, menilai pelantikan Pengurus Wilayah Fahmi Ummi Banten sebagai momentum strategis dalam memperkuat peran perempuan muslimah dalam pembangunan masyarakat.
Pelantikan yang digelar pada Selasa (5/5/2026) tersebut, menurut Amrullah, bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari lahirnya gerakan sosial-keagamaan yang memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Saya merasa bahagia dan bangga melihat semangat para muslimah yang hari ini dilantik. Ini bukan hal kecil, tetapi kekuatan besar yang jika dikelola dengan baik akan membawa dampak luas,” ujar Amrullah dalam sambutannya.
Ia menegaskan, perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun peradaban, terutama dalam lingkup keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran organisasi seperti Fahmi Ummi dinilai mampu menjadi wadah produktif bagi perempuan untuk berkontribusi secara aktif.
Lebih lanjut, Amrullah mendorong agar Fahmi Ummi Banten mampu memperluas pengaruhnya tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional.

“Saya berharap gerakan ini tidak berhenti di Banten saja, tetapi bisa berkembang dan menjadi inspirasi hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun organisasi masyarakat.
“Kolaborasi adalah kunci. Tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada sinergi dengan berbagai stakeholder agar gerakan ini semakin kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.
Pelantikan Pengurus Wilayah Fahmi Ummi Banten ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk perwakilan dari Kementerian Agama Republik Indonesia serta jajaran pengurus pusat Fahmi Ummi.
Sebanyak 55 pengurus resmi dilantik dalam kegiatan tersebut. Ketua terpilih, Encop Sopia, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah awal untuk menggerakkan organisasi secara lebih luas dan inklusif.
Sementara itu, Plt Ketua Pengurus Pusat Fahmi Ummi, Maya Suhasni Siregar, mengingatkan bahwa peran perempuan dalam organisasi harus tetap berjalan seimbang dengan tanggung jawab dalam keluarga.
Pelantikan ini menjadi titik awal perjalanan Fahmi Ummi Banten dalam mengembangkan gerakan muslimah yang berorientasi pada nilai-nilai keislaman, sosial, dan kemasyarakatan.
Penulis : Owi

