Damar Banten – Pelantikan Pengurus Wilayah Fahmi Ummi Banten pada Selasa (5/5/2026) tidak hanya menjadi momentum pengukuhan pengurus, tetapi juga diisi seminar bertema perempuan, perubahan zaman, dan penguatan ekonomi halal. Seminar menghadirkan sejumlah pakar, di antaranya Prof. Dr. Hj. Umdatul Hasanah, M.Ag dan Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag.
Dalam materinya bertajuk “Muslimah Adaptif dalam Menghadapi Perubahan Zaman”, Prof. Dr. Umdatul Hasanah membahas pentingnya pendidikan bagi perempuan agar mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Ia menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun generasi dan masyarakat yang lebih baik melalui pendidikan serta kemampuan beradaptasi.
Sementara itu, Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag menyampaikan materi bertema “Penguatan UMKM Halal pada Komunitas Muslimah Indonesia: Peluang dan Tantangan”.
Dalam pemaparannya, Prof. Euis menegaskan bahwa muslimah bukan hanya menjadi konsumen ekonomi halal, tetapi juga memiliki peran sebagai arsitek, produsen, dan duta peradaban halal yang sesungguhnya.
Ia menyebut ekosistem halal global yang bernilai sekitar 3,2 triliun dolar Amerika Serikat menjadi peluang besar bagi UMKM muslimah Indonesia untuk berkembang dan berdaya saing.
Menurutnya, integrasi digital, pembiayaan syariah, dan sertifikasi halal menjadi tiga pilar utama dalam penguatan UMKM halal di kalangan muslimah.
Selain itu, komunitas muslimah dinilai sebagai modal sosial yang kuat dalam membangun ekonomi halal yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan di Indonesia.
Arah Gerakan Fahmi Ummi
Pesan dalam seminar tersebut selaras dengan arah gerakan yang disampaikan Ketua Umum terpilih Pengurus Wilayah Fahmi Ummi Banten, Dr. Encop Sopia, S.Ag., M.A.
Encop menegaskan bahwa Fahmi Ummi Banten ingin hadir sebagai gerakan muslimah yang membawa perubahan sosial lebih baik dengan landasan nilai-nilai Islam.
“Kita ingin jadi penggerak kebaikan. Banten harus lebih islami dan kehadiran kita harus terasa manfaatnya,” ujarnya.
Menurutnya, pelantikan ini menjadi awal untuk memperkuat kolaborasi dan peran perempuan muslimah dalam memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Penulis : Ayu Lestari

