Damar Banten – Peran keluarga menjadi benteng utama dalam melindungi anak dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Pesan tersebut menjadi fokus dalam penyuluhan anti narkoba yang digelar SKh Elok Asri pada hari keempat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta didik berkebutuhan khusus bersama 32 orang tua/wali murid. Kehadiran orang tua diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini di lingkungan keluarga.
Kepala SKh Elok Asri, Amellia Padlin, mengatakan keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini.
“Melalui kegiatan ini kami harap sekolah dan keluarga dapat bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba bagi anak-anak. Pencegahan harus dimulai dari keluarga sebagai lingkungan pertama tempat anak tumbuh dan belajar,” ujarnya.
Penyuluhan menghadirkan Konselor Adiksi Ahli Muda BNN Kota Cilegon, Neni Nurnaningsih sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.
“Peran orang tua sangat penting dalam melindungi anak dari penyalahgunaan narkoba. Bangun komunikasi yang baik, dampingi setiap aktivitas anak, dan ajarkan mereka agar tidak mudah percaya atau mengikuti ajakan orang yang tidak dikenal,” terangnya.
“Orang tua jangan menganggap anak berkebutuhan khusus tidak perlu diberikan edukasi tentang narkoba. Justru mereka perlu dikenalkan sejak dini dengan cara yang mudah dipahami sesuai kondisi masing-masing anak, agar mampu mengenali situasi yang berisiko dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan orang lain,” tambah Neni.
Melalui kegiatan ini, SKh Elok Asri berharap peserta didik dan orang tua semakin memahami pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Edukasi sejak dini diharapkan menjadi bekal bagi keluarga untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba.

