Damar Banten – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menargetkan Kabupaten Serang meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Banten ke-23 Tahun 2026. Harapan itu disampaikan usai melepas 65 peserta kafilah Kabupaten Serang di Pendopo Bupati Serang, Senin (06/07/2026).
Menurut Zakiyah, para peserta merupakan putra-putri terbaik yang telah melewati proses pembinaan dan seleksi berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.
“Kami baru saja melepas sekitar 65 peserta untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Banten. Mereka adalah duta Kabupaten Serang, jadi saya berpesan agar semuanya menjaga nama baik daerah dan memberikan penampilan terbaik,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta memiliki semangat juara selama mengikuti perlombaan. Zakiyah juga meminta Ketua LPTQ Kabupaten Serang terus memberikan motivasi kepada seluruh kafilah.
“Saya berharap semua peserta punya jiwa juara. Semoga Kabupaten Serang bisa menjadi juara umum pada MTQ tahun ini,” katanya.
Bonus Sudah Disiapkan
Zakiyah memastikan Pemerintah Kabupaten Serang melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) telah menyiapkan bonus bagi para peserta yang berprestasi.
“Insya Allah bonus sudah kami siapkan. Mohon doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Serang agar seluruh peserta bisa tampil maksimal dan membawa pulang hasil terbaik,” tuturnya.
Ketua Harian LPTQ Kabupaten Serang, Budi Haryadi, optimistis target juara umum dapat tercapai. Menurutnya, seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal.
“Persiapan sudah selesai dan dilakukan semaksimal mungkin. Kami optimistis Kabupaten Serang bisa meraih juara umum,” ujarnya.
Budi juga memastikan kondisi kesehatan seluruh peserta dalam keadaan baik. Hal itu didukung oleh Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranegara (RSDP).
“Alhamdulillah seluruh peserta dalam kondisi sehat, sehingga siap mengikuti seluruh rangkaian perlombaan,” katanya.
Turut hadir dalam pelepasan kafilah tersebut Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Sekretaris Daerah Zaldi Dhuhana, para kepala OPD, camat, peserta kafilah, serta para official.
Penulis: Ayu Lestari

