By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Kabupaten Serang Jadi Langkah Awal Kemendes Wujudkan Desa Ekspor
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Seputar Banten

Kabupaten Serang Jadi Langkah Awal Kemendes Wujudkan Desa Ekspor

Last updated: Juli 1, 2026 10:30 pm
5 jam ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menargetkan lahirnya desa-desa ekspor melalui Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Pangan Terintegrasi (Sehati) yang resmi dimulai di Kabupaten Serang, Selasa (30/06/2026).

Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, mengatakan Program Sehati merupakan kolaborasi Kemendes PDT dengan World Bank yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal melalui hilirisasi.

“Jadi tidak menutup kemungkinan program Sehati ini bisa juga melahirkan desa-desa ekspor dan hilirisasi produk desa. Oleh karena itu, kami juga akan melakukan pemberdayaan, terutama kami punya program pemuda-pemudi pelopor desa, maka kami memilih Banten menjadi agenda pertama dari Program Sehati ini,” ujarnya usai membuka Kick Off Program Sehati di Swiss-Belinn Modern Cikande.

Menurut Yandri, program tersebut melibatkan delapan unsur atau oktahelix, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, BRIN, dunia usaha, hingga World Bank. Kolaborasi itu diharapkan mampu mengembangkan potensi desa, memperkuat ketahanan pangan lokal, serta menciptakan lapangan kerja baru.

Selain mendorong hilirisasi produk desa, Program Sehati juga diarahkan mendukung swasembada pangan, pengelolaan lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa bebas sampah dan peningkatan kapasitas pemuda desa.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyambut baik pelaksanaan Program Sehati di wilayahnya. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi 326 desa di Kabupaten Serang.

“Kedaulatan pangan tidak bisa berdiri sendiri, namun perlu kolaborasi berbagai pihak, baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, desa, maupun masyarakat setempat,” katanya.

Ratu Zakiyah meyakini pendampingan dari BRIN dan seluruh pemangku kepentingan akan membantu desa memetakan potensi unggulan sehingga mampu meningkatkan pendapatan asli desa sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Penulis : Mardiah

You Might Also Like

Wabup Serang Minta Sentra Gerabah Kosambi Tetap Dijaga
Exciting Banten Festival 2026 Diserbu Wisatawan, Dongkrak Pariwisata dan UMKM
Aldi Firmansah Resmi Pimpin IAI Muda Banten 2026-2027
Pengurus Baru IKA SMAN 1 Ciruas Langsung Gelar Khitan Massal
Cipayung Plus Sampaikan 14 Tuntutan, Gubernur Banten Paparkan Capaian Program
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Ribuan Warga Semarakkan Gladi Bersih Festival Ciomas Ngabring 2026

5 hari ago

Tradisi Pesta Rakyat Gema Muharam di Kepandean Hidupkan UMKM, dan Kepedulian Sosial

5 hari ago

Pemkot Serang Dorong Tradisi Muharam Terus Dilestarikan, 600 Paket Santunan Disalurkan

5 hari ago

Kualitas Layanan Desa Tak Boleh Terkendala Fiskal

6 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?