Damar Banten – Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan komitmennya mendukung pelestarian tradisi keagamaan dan kepedulian terhadap anak yatim. Pesan tersebut disampaikan melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Serang, Tatang Taufik Rohman, saat menghadiri Pesta Rakyat Gema Muharam yang diselenggarakan masyarakat di Lingkungan Kepandean RT.01-06/RW 06, Kamis malam (25/06/2026).
Dalam sambutannya, Tatang mengatakan Wali Kota Serang menitipkan amanah berupa santunan kepada 35 anak yatim yang diserahkan secara simbolis kepada salah seorang penerima. Sebelumnya, pada hari yang sama, Pemerintah Kota Serang juga telah menyalurkan 600 paket santunan kepada anak yatim yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Serang.
“Tadi pagi Wali Kota membagikan 600 paket di seluruh kecamatan. Mudah-mudahan ini dapat dilestarikan, karena ini adalah sebuah syariat yang harus dilestarikan,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Serang akan terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang tumbuh di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai sosial dan keagamaan di Kota Serang yang dikenal sebagai kota santri.
“Dalam melestarikan tradisi keagamaan seperti ini, kita akan melakukan pembinaan, salah satunya insentif guru ngaji akan kami lindungi,” katanya.
Ia berharap masyarakat terus membimbing anak-anak dengan pendidikan agama serta menjaga nilai-nilai yang diwariskan para ulama, kiai, dan santri. Upaya tersebut juga sejalan dengan program Gerak Cepat Serang Mengaji yang tengah digalakkan Pemerintah Kota Serang.
Kegiatan Pesta Rakyat Gema Muharam di Kepandean tahun ini turut diisi dengan santunan kepada 35 anak yatim, pembacaan tawasul, Pembacaan Surat Yasin bersama, cukur rambut bayi, makan bersama, serta pembagian doorprize. Acara yang telah memasuki tahun ketiga itu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga.
Penulis : Mardiah

