Damar Banten – Wali Kota Serang Budi Rustandi mendorong kebudayaan daerah tidak berhenti sebagai identitas lokal, tetapi mampu dikenal hingga mancanegara.
Dorongan tersebut disampaikan Budi saat menghadiri Pawai Budaya dalam rangkaian HUT Kota Serang di kawasan Royal Baroe, Senin (17/8/2026) malam.
Budi menilai pawai budaya bukan sekadar agenda perayaan, melainkan ruang untuk menjaga sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kota Serang.
“Harapannya, kebudayaan Kota Serang bisa terus maju dan berkembang, dikenal di berbagai daerah, bahkan sampai ke tingkat internasional,” ujar Budi.
Ia mengatakan promosi budaya Kota Serang ke luar daerah telah dilakukan melalui berbagai kesempatan, salah satunya dengan membawa batik Kota Serang ke luar negeri.
Sementara itu, Kepala Dispenbud Kota Serang Ahmad Nuri menyebut Pawai Budaya tahun ini mengusung tema Saung Patok, salah satu warisan kebudayaan Kota Serang yang identik dengan ayam.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 104 peserta dengan total hampir 1.200 orang. Antusiasme masyarakat juga terlihat dari banyaknya warga yang memadati kawasan Royal Baroe.
Royal Baroe Bakal Jadi Panggung Budaya
Nuri mengatakan Pawai Budaya akan dikembangkan menjadi agenda tahunan. Pemerintah juga tengah menyiapkan kalender kebudayaan untuk menghidupkan kawasan Royal Baroe dengan berbagai kegiatan seni dan budaya.
“Royal Baroe jangan hanya identik dengan aktivitas perdagangan. Kita ingin ada nilai kebudayaan yang terus mengisi kawasan ini,” katanya.
Menurutnya, pembangunan Kota Serang tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik. Penguatan budaya juga menjadi bagian penting untuk menjaga identitas daerah.
Penulis : Mardiah dan Ayu

