Damar Banten – Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Cilegon menjalani proses akreditasi selama tiga hari, 19–21 Agustus 2026. Kegiatan ini dilakukan melalui rangkaian penilaian daring dan luring bersama tim surveior dari LABTAMA.
Akreditasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan darah berjalan sesuai standar, mengutamakan mutu dan keselamatan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Kepala UDD PMI Kota Cilegon, dr. Arriadna, mengatakan persiapan akreditasi telah dilakukan secara bertahap sejak beberapa tahun terakhir.
“Akreditasi ini sudah direncanakan sejak bulan April lalu dan baru dapat dilaksanakan pada bulan Agustus 2026 ini,” ujarnya.
Berbagai pembenahan dilakukan, termasuk pembaruan kerja sama dengan rumah sakit sejak 2024 serta pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) pada Desember 2024 hingga April 2025.
Wakil Ketua PMI Kota Cilegon, Encep Nurdin, menegaskan akreditasi bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi bagian dari peningkatan mutu, keselamatan, profesionalisme, dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan darah.
“Akreditasi bagi Unit Donor Darah bukanlah sekadar kegiatan untuk memenuhi persyaratan administratif. Lebih dari itu, akreditasi merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu, keselamatan, profesionalisme, dan kepercayaan masyarakat,” katanya.
Dukungan juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, drg. Hj. Ratih Purnamasari, M.KM. Ia menyebut akreditasi merupakan kewajiban yang perlu diperbarui secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku.
Selama proses akreditasi, tim surveior LABTAMA yang terdiri dari dr. David H. Sidabutar, M.Biomed dan dr. Lestari Ekowati, Sp.PK melakukan penilaian terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pelayanan di UDD PMI Kota Cilegon.
Melalui akreditasi ini, UDD PMI Kota Cilegon diharapkan terus meningkatkan tata kelola, kompetensi sumber daya manusia, keselamatan, serta kualitas pelayanan darah.
Dengan semangat “Setetes Darah, Selamatkan Kehidupan”, PMI Kota Cilegon berkomitmen memberikan pelayanan darah yang aman, bermutu, profesional, dan terpercaya bagi masyarakat.
Editor : Owi

