By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Investasi Mengalir, Pengangguran Tetap Tinggi: Mahasiswa Tagih Kerja Nyata Pemprov Banten
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Seputar Banten

Investasi Mengalir, Pengangguran Tetap Tinggi: Mahasiswa Tagih Kerja Nyata Pemprov Banten

Last updated: Agustus 13, 2026 3:50 pm
3 minggu ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten — Komunitas Soedirman 30 menggelar aksi unjuk rasa di Serang, Kamis (13/8/2026), menyoroti tingginya angka pengangguran di Provinsi Banten.

Dalam pernyataan sikapnya, massa merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Banten pada Mei 2026 mencapai 6,48 persen, atau menjadi salah satu yang tertinggi secara nasional.

Mahasiswa juga menyoroti tingginya pengangguran di kalangan lulusan pendidikan menengah. Berdasarkan data yang mereka bawa, TPT lulusan SMK mencapai 11,88 persen, sedangkan lulusan SMA sebesar 10,07 persen.

Mereka menilai tingginya angka pengangguran menunjukkan belum optimalnya keterhubungan antara dunia pendidikan, kebutuhan industri, dan kebijakan ketenagakerjaan.

Komunitas Soedirman 30 juga mendesak pemerintah memperkuat sistem informasi pasar kerja, meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal serta menindak praktik percaloan tenaga kerja.

Tiga tuntutan utama disampaikan kepada pemerintah, yakni mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur Banten merealisasikan program pengentasan pengangguran, meminta DPRD Banten memperkuat fungsi pengawasan, serta mendesak Disdikbud dan Disnakertrans melakukan pembenahan kebijakan pendidikan dan ketenagakerjaan.

Koordinator Umum Komunitas Soedirman 30, Bento, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kritik terhadap penanganan pengangguran yang dinilai belum menghasilkan langkah konkret.

“Kami minta Pemprov dan DPRD tidak hanya bicara, tapi segera mengambil langkah konkret, terutama untuk lulusan SMK dan SMA yang paling banyak menganggur,” ujar Bento.

Ia menegaskan pihaknya siap membuka ruang dialog dengan pemerintah maupun DPRD, tetapi berharap tuntutan mahasiswa diikuti kebijakan nyata.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemprov Banten maupun DPRD Banten terkait tuntutan yang disampaikan Komunitas Soedirman 30.

Editor : Owi

You Might Also Like

Kemenhut Dalami Dugaan Pidana Kebakaran Bromo
Bani KH. Tb. M. Asyik Bendung Gelar Silaturahmi, Rawat Sejarah Perjuangan Ulama Banten
Status Ibu Kota Banten Masih Menunggu Kepastian Hukum
Royal Baroe, Ruang Ekonomi Kreatif Kota Serang
Serang Cerdas dan Tantangan Pendidikan Kota Serang
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Syahriyah-an MWC NU Cipocok Jaya, Encop Sopia Dorong Sinergi Ulama dan Umara

2 minggu ago

Camat Cipocok Jaya: Imbau Masyarakat Jauhi Miras

2 minggu ago

RSDP Tambah 10 Mesin HD, Bupati Serang Imbau Warga Jaga Pola Makan

2 minggu ago

Akreditasi UDD PMI Kota Cilegon, Perkuat Mutu dan Kepercayaan Masyarakat

2 minggu ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?