By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • Opini
  • Figur
  • Video
Reading: Tinawati Tinjau Lomba Sekolah Sehat di SMAN 1 Ciruas, Tekankan Lingkungan Aman dan Nyaman
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • Opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • opini
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
© 2026 Damar Banten.
Seputar Banten

Tinawati Tinjau Lomba Sekolah Sehat di SMAN 1 Ciruas, Tekankan Lingkungan Aman dan Nyaman

Last updated: September 17, 2026 3:51 pm
2 bulan ago
Share
4 Min Read
SHARE

Damar Banten – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni meninjau sekaligus melakukan penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Provinsi Banten 2026 di SMAN 1 Ciruas, Kabupaten Serang, Kamis (17/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Tinawati mengajak dewan guru dan siswa untuk bergotong royong menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, bersih, dan asri. Menurutnya, kondisi lingkungan sekolah yang sehat menjadi salah satu faktor penting agar anak-anak dapat belajar dengan baik.

“Bagi saya, sekolah sehat adalah kunci untuk menciptakan budaya-budaya baik itu,” kata Tinawati.

Ia juga mengingatkan orang tua dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap anak, termasuk mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah.

Tinawati meminta para siswa tidak ragu melaporkan tindakan perundungan kepada guru maupun kepala sekolah agar dapat segera ditangani.

“Kepada adik-adik siswa, tolong kita saling bantu. Biasanya kalau sesama teman itu saling terbuka, mau cerita. Terus kalau melihat ada perundungan segera laporkan ke guru atau kepala sekolah supaya bisa langsung ditangani,” ujarnya.

Tinawati menegaskan, penerapan sekolah sehat tidak boleh hanya dilakukan untuk kepentingan mengikuti perlombaan. Program tersebut harus menjadi budaya yang diterapkan secara berkelanjutan karena lingkungan sekolah yang sehat merupakan kebutuhan bagi siswa.

“Kalau itu sudah diwujudkan maka insya Allah cita-cita untuk mewujudkan generasi emas bisa tercapai,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Tinawati bersama rombongan juga meninjau asrama siswa asal Papua yang mengikuti program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM). Program tersebut menyasar siswa dari daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) untuk mendapatkan pendidikan lanjutan yang bermutu.

Pada 2026, SMAN 1 Ciruas menerima sebanyak 14 siswa asal Papua dalam program tersebut.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 1 Ciruas Mulyadi mengatakan pihaknya berkomitmen menerapkan pola pendidikan yang sehat, aman, nyaman, dan asri secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut, kata Mulyadi, diwujudkan antara lain melalui implementasi Trias Unit Kesehatan Sekolah (UKS), yang meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, serta pembinaan lingkungan sekolah yang sehat.

“Ada tiga hal yang menjadi fokus kita, yakni pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sehat,” kata Mulyadi.

Untuk pendidikan kesehatan, SMAN 1 Ciruas melakukannya melalui berbagai pendekatan, seperti kegiatan ekstrakurikuler dan sosialisasi kesehatan yang bekerja sama dengan Puskesmas maupun pihak terkait lainnya.

Materi kesehatan juga mencakup upaya menjaga kesehatan siswa dalam berbagai tahapan kehidupan, termasuk persiapan pranikah, pernikahan, kehamilan, menyusui hingga pemenuhan asupan gizi.

“Karena untuk menciptakan SDM yang unggul itu harus dimulai dari kesehatan,” ujarnya.

Dalam aspek pelayanan kesehatan, sekolah mengoptimalkan fungsi UKS serta menyediakan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) standar di masing-masing kelas.

Sementara untuk pembinaan lingkungan sehat, pihak sekolah mengajak seluruh dewan guru dan siswa menjaga kebersihan, termasuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Sebagian sampah juga diolah kembali. Selain itu, setiap Jumat, warga sekolah melaksanakan kegiatan bersih-bersih bersama sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat.

“Sampah-sampah itu juga sebagian kita olah, dan setiap hari Jumat kita juga melakukan bersih-bersih bersama,” jelas Mulyadi.

Editor : Owi

Buka Livestock Expo 2026, Andra Soni Paparkan Strategi Perkuat Ketahanan Pangan Banten
Tekan Angka Stunting, Pemprov Banten Dorong Penguatan Ekonomi Desa
Salurkan Bansos untuk 2.200 Warga Tangerang, Andra Soni Kampanyekan Sekolah Gratis
Buka Porsadin VII Banten, Dimyati Tekankan Santri Harus Cerdas dan Berakhlak
Ratusan Pemotor Jelajahi Destinasi Wisata Banten dalam Tourism Riding HUT ke-26
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Diikuti 32 Tim Pelajar, FIN Super League Futsal 2026 Jadi Ajang Pencarian Atlet Muda Banten

5 hari ago

Tutup Workshop Antikorupsi, Wagub Dimyati Ingatkan Pejabat Jaga Integritas

1 minggu ago

Andra Soni dan Kepala Daerah se-Banten-Jabar Teken Komitmen Pencegahan Korupsi

1 minggu ago

500 Tahun Kabupaten Serang, DPMPTSP Siapkan 500 NIB Gratis

2 bulan ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?