By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Data Guru Bocor, Kumala Minta Pelaku Ditindak Tegas
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Lintas Banten

Data Guru Bocor, Kumala Minta Pelaku Ditindak Tegas

Last updated: November 18, 2021 12:50 am
5 tahun ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Perwakilan Rangkasbitung, Lebak, Banten menyoroti persoalan bocornya data guru di Kabupaten Tangerang, Banten.

Perlu diketahui, sebanyak 815 data pribadi milik guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Tangerang bocor. Data pribadi itu mencakup nama lengkap, nama ibu kandung, Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan nomor rekening.

Terkait itu, Kumala Perwakilan Rangkasbitung meminta Polda Banten segera memproses oknum pelaku yang membocorkan data guru tersebut. Pasalnya tindakan oknum itu sangat merugikan banyak pihak terutama korban.

“Tentu hal ini sangat merugikan khususnya para korban yang dimana indentitasnya tersebar,” kata Sekretaris Kumala Perwakilan Rangkasbitung Van Kadavi pada Damar Banten, Rabu, (17/11/2021).

Menurut Kadavi, bocornya data guru tersebut baik indikasinya disengaja atau tidak disengaja harus ada pertanggung jawaban dari semua pihak khususnya Dindikbud Banten. Pasalnya bocornya data guru itu dikhawatirkan disalahgunakan dan tentu akan merugikan banyak orang.

“Terlepas motif yang belum diketahui dengan jelas saya harap bisa diselesaikan dengan tegas,” ujar Kadavi.

Sementara itu, Kadavi meminta Dindikbud Banten bertanggung jawab atas bocornya data guru tersebut.

Menurutnya, jika kasus ini dibiarkan, tidak akan ada efek jera bagi oknum yang membuat kebocoran data guru tersebut. Selain itu, akan menjadi sorotan buruk bagi semua pihak dalam penanganan kasus atau pertanggung jawaban Dindikbud Banten atas kasus ini.

Lebih lanjut, Kadavi meminta Dindikbud dan Kemendikbudristek bertanggung jawab atas kasus bocornya data guru tersebut.

“Saya meminta untuk pihak terkait lebih terbuka dan mengambil sikap tegas atas kasus ini, khususnya pelaku harus ditindak tegas,” ujarnya.

Kadavi berharap kasus ini segera diproses dan jangan sampai terulang lagi.

Penulis : Hamidah

You Might Also Like

Gubernur Banten Andra Soni Raih Penghargaan Kepala Daerah Peduli Pendidikan
Bupati Serang Dorong 5 Program Prioritas Pendidikan
FKUB Kabupaten Serang Dilantik, Bupati Tekankan Jaga Kerukunan
Beasiswa Cilegon Juare 2026 Diperluas, Kuota Bertambah
Pemkab Tangerang Komitmen Perluas Jangkauan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Wabup Tangerang Buka Seleksi Paskibraka 2026, Tekankan Disiplin dan Karakter Generasi Muda

2 bulan ago

Wabup Tangerang Tekankan Disiplin ASN dan Peningkatan Pelayanan Publik

2 bulan ago

Arus Mudik Malam di Pelabuhan Ciwandan Ramai, Pemudik Pilih Menyeberang Usai Berbuka

3 bulan ago

Pemudik Laka Tunggal, PMI Cilegon Sigap Beri Pertolongan

3 bulan ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?