Damar Banten – Sebagai bentuk rasa syukur atas berjalannya Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Walantaka, Teritih. Encop Sopia menggelar tasyakuran sekaligus santunan anak yatim yang kini hampir dua bulan melayani masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh Encop Sopia selaku pemilik Yayasan Cordova, Ketua RT dan RW setempat, keluarga besar yayasan, Mitra MBG, TK Cordova, serta Damar Banten dan anak yatim, piatu dari Masyarakat Parung dan Kampung Baru, pada Minggu, (18/01/26) pukul 10.32 WIB.
Dalam sambutannya, Encop Sopia menyampaikan kegiatan Tasyakuran ini menjadi ajang doa bersama atas perjuangan banyak pihak yang selama ini terlibat langsung di Dapur MBG.
“Keberadaan dapur MBG sangat membantu masyarakat sekitar, terutama anak-anak, lansia, dan ibu menyusui yang membutuhkan asupan gizi yang layak.”
Selain berdampak pada kesehatan masyarakat dan menyediakan lapangan pekerjaan, kehadiran MBG juga dirasakan manfaatnya dalam menggerakkan UMKM lokal. Selama hampir dua bulan berjalan, program ini dinilai lancar dan konsisten, sehingga tasyakuran dan doa bersama dianggap penting sebagai bentuk syukur.

“Saat ini terdapat 43 orang yang tergabung dalam tim MBG. Mereka bekerja sekitar delapan jam setiap hari untuk memastikan makanan bergizi benar-benar sampai ke tangan masyarakat.” ujar Encop.
Ia juga menyampaikan bahwa wilayah Wotgalih, Kota Serang, kini sudah dalam kondisi yang lebih sejahtera. Namun menurutnya, kesejahteraan tidak cukup hanya dilihat dari kondisi lingkungan yang aman, melainkan juga dari terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat, terutama soal pangan dan gizi.
“Alhamdulillah, di Wotgalih ini tidak ada Yatim, Piatu,” Katanya.
Encop Sopia menjelaskan, dapur MBG selama ini memang tidak sembarang orang boleh masuk karena alasan kebersihan dan sterilisasi. Acara tasyakuran ini menjadi momen khusus sebelum dapur kembali disterilkan, sekaligus kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung suasana dapur MBG, khususnya di SPPG Walantaka, Teritih.
Penulis : Mardiah

