Gotong Royong Kunci Mewujudkan Empat Pilar Kebangsaan di Lingkungan Sekitar

Damar Banten—DPRD Provinsi Banten Encop Sopia menggelar acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika) yang berlangsung di café KK pada Rabu (28/04/2021).

Pada acara tersebut, hadir sejumlah Relawan diantaranya; Relawan Wothgalih, Relawan Taritih, Relawan Kota Serang,  Relawan Kasemen, Tokoh Masyarakat, Manager Damarbanten.com Rusdi Tagaroa, Lurah Teritih Sadeli dan sejumlah masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, Lurah Teritih Sadeli mengapresiasi adanya sosialisasi 4 pilar ini, karena semua dimulai dari lingkup yang kecil seperi kelurahan dan desa-desa.

“saya sangat mengapresiasi adanya sosialisasi  ini, karena ini merupakan langkah untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya mencintai Indonesia, meskipun dalam lingkup yang kecil tapi semua berawal dari lingkup yang kecil. Saya berharap semua anggota dewan bisa melaksanakan sosialisasi nya dengan baik.” ujar Sadeli saat dimintai keterangan.

Selain itu, ia mengatakan bahwa inti dari 4 pilar yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945 adalah memberikan kesadaran kepada masyarakat kita untuk lebih bisa mencintai bangsanya.

“Karena sudah pudar zaman sekarang kecintaan terhadap bangsanya maka 4 pilar kebangsaan ini perlu terus diberikan kepada masyarakat agar meningkatkan kesadaran. Terutama dalam mencintai produk dalam negeri, gotong royong serta tepat waktu membayar pajak.” Tambahnya.

Selain itu beliau juga mengatakan keempat pilar kebangsaan juga tercermin dari gotong royong sesama warganya yang bisa dimulai dari mendukung program kerja dan potensi yang ada di lingkungan setempat.

Mendukung pernyataan Lurah Teritih, menejer damarbanten.com, Rusdi Tagaroa  mengatakan “Dalam keempat pilar kebangsaan,  gotong royong dapat dimaknai semua harus saling menghargai satu sama lain dalam berbagai bidaangbkehidupan. Akan berkelanjutan amal usaha nya jika ada kerjasama. Mulai dari agenda mengakrabkan satu sama lain hingga hal-hal mendasar lainnya. Misalnya mengelola  potensi yang ada di lingkungan, yang sudah maju kita dukung lebih maju lagi, sedangkan yang belum bagaimana Potensi-potensi itu kita manfaatkan dan dilakukan bersama hingga memperoleh manfaat bersama.”

Dikatakannya, dalam mewujudkan program lingkungan yang aman dan bersih, kerjasama antar lembaga, misalnya dalam menyelenggarakan pendidikan yang baik dan kreatif baik persiapan maupun dalam memberdayakan lingkungan sekitar untuk menghasilkan sesuatu yang lebih ekonomis.

“Apa yang telah dibicarakan perlu dipraktikkan, terkait lingkungan yang aman dan bersih, yang lagi rame dibicarakkan seperti pengelolaan sampah, jika diolah dengan baik, bisa menghasilkan hal-hal yang ekonomis. Misalnya pupuk kompos, pupuk cair dsb. Bunga juga selain tanaman hias, kita juga bisa memanfaatkan jadi hal-hal yang lebih menghasilkan, salah satu langkahnya adalah bagaimana kita mengadakan pendidikan yg baik dan kreatif dan mendukung program-program yang sudah ada tinggal didukung bersama.” Tambahnya.

Penulis : Siti Mahfudzoh

BERITA TERKAIT

Apa pendapat anda tentang berita diatas

- Advertisement -spot_img

PALING SERING DIBACA

- Advertisement -spot_img

Terkini