Damar Banten – Perkembangan Kota Serang sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi di Provinsi Banten membawa banyak perubahan dalam kehidupan sosial masyarakat. Modernisasi, yang ditandai dengan pertumbuhan pusat perbelanjaan, kemudahan akses teknologi, dan perubahan gaya hidup, secara signifikan memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil masyarakat.
Masyarakat Kota Serang kini dihadapkan pada beragam pilihan ekonomi, yang merefleksikan nilai-nilai yang berlaku. Misalnya, dalam memenuhi kebutuhan harian, sebagian memilih untuk berbelanja di pasar tradisional, seperti Pasar Rau, yang menawarkan harga yang lebih terjangkau. Sementara itu, sebagian lainnya lebih memilih minimarket atau swalayan modern karena kenyamanan dan efisiensi waktu. Keputusan-keputusan ini mencerminkan pertimbangan rasional yang didasarkan pada kebutuhan individu serta nilai-nilai sosial yang dianut.
Pemikiran Aristoteles tentang ‘kebaikan bersama’ dan ‘virtue’ menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang seharusnya tidak hanya berorientasi pada kepentingan pribadi, tetapi juga pada kesejahteraan kolektif. Aristoteles berargumen bahwa tindakan ekonomi tidak hanya harus menguntungkan individu, tetapi juga harus berkontribusi pada kebaikan masyarakat secara keseluruhan. Dalam konteks ini, pilihan ekonomi masyarakat Kota Serang dapat dilihat sebagai bagian dari usaha untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi komunitas.
Konsepsi Aristoteles mengenai ‘keadilan’ juga sangat relevan. Keputusan ekonomi yang diambil individu hendaknya mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan sosial, memastikan bahwa tidak ada kelompok yang dirugikan dalam proses tersebut. Misalnya, ketika pelaku usaha kecil dan menengah memilih untuk beroperasi secara lokal, mereka tidak hanya mengejar keuntungan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja bagi orang lain.
Di sisi lain, modernisasi dan kemajuan teknologi membawa tantangan baru yang perlu dihadapi. Masyarakat kini harus menyeimbangkan antara kepentingan individu dan tanggung jawab sosial. Kesadaran akan ‘kebaikan bersama’ dapat membantu masyarakat Kota Serang untuk mengambil keputusan ekonomi yang tidak hanya menguntungkan secara pribadi, tetapi juga mendukung kestabilan dan kemajuan komunitas.
Dengan demikian, pemikiran Aristoteles mengajak masyarakat Kota Serang untuk merenungkan cara-cara mereka membuat pilihan ekonomi, mengingat tanggung jawab sosial mereka. Keselarasan antara kepentingan individu dan kebaikan bersama adalah kunci untuk mencapai perubahan ekonomi yang berkelanjutan dan adil.
Penulis : Neni Maharani Agustin

