Damar Banten – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten Kelompok 39 Desa Kadubungbang menggelar seminar edukasi bagi siswa SMPN 2 Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/07/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja tentang bahaya pergaulan bebas melalui penguatan karakter dan peran keluarga.
Seminar bertema “Membangun Keluarga Harmonis Berawal dari Karakter Anak yang Baik” menghadirkan Hakim Pengadilan Agama Pandeglang, Azhar Nur Fajar Alam, sebagai narasumber. Dalam materinya, ia mengajak para siswa membangun karakter positif sejak dini sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan pergaulan remaja.
“Cara paling sederhana untuk terhindar dari pergaulan bebas bagi anak muda adalah dengan menjadi anak yang sholeh dan sholehah, nurut kepada orang tua dan selalu meminta izin jika ingin bepergian,” tegas Azhar.
Selain membahas pentingnya membangun keluarga yang harmonis, Azhar juga mengingatkan siswa mengenai maraknya kasus perundungan (bullying) di kalangan remaja. Menurutnya, meski sistem peradilan anak mengedepankan penyelesaian melalui mekanisme diversi, pencegahan tetap harus dimulai dari kesadaran diri setiap anak.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Guru SMPN 2 Cimanuk, Euis Sumiati, berharap materi yang diberikan dapat menjadi bekal bagi siswa dalam membentuk sikap dan perilaku yang lebih baik.
“Harapan kami, semoga setelah seminar ini anak-anak bisa menerapkan edukasi yang telah disampaikan oleh bapak hakim, terutama mengenai bagaimana membangun keluarga harmonis yang dimulai dari karakter anak yang baik,” ujarnya.
Materi yang disampaikan juga mendapat respons positif dari para peserta. Enjelita Putri, siswi kelas IX C, mengaku terdorong untuk lebih terbuka dan patuh kepada orang tua.
“Setelah mendengarkan seminar ini, ke depannya aku akan lebih nurut lagi kepada orang tua dan akan selalu izin sebelum pergi main, agar terhindar dari pergaulan bebas,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Belva, siswi kelas IX B. Ia menilai pergaulan bebas dapat membawa dampak buruk bagi masa depan remaja.
“Jangan coba-coba pacaran biar terhindar dari pergaulan bebas. Efeknya sangat buruk dan bisa merusak masa depan kita,” pungkas Belva.Kalau ingin lebih kuat sebagai berita, judulnya juga bisa dibuat menjadi “Hakim Ingatkan Bahaya Pergaulan Bebas di Hadapan Siswa SMPN 2 Cimanuk”, karena memiliki nilai berita yang lebih tinggi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN SMH Banten berharap para siswa dapat menerapkan nilai-nilai yang telah disampaikan sebagai bekal menghadapi pergaulan remaja dan membangun karakter yang lebih baik.
Penulis : Mardiah

