Damar Banten – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon bersama Apoteker Tanggap Bencana (ATB) Banten dan Komunitas Urang Banten menyalurkan 8.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Lingkungan Gunung Batur I dan Gunung Batur II, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Selasa (28/7/2026).
Selain bantuan air bersih, masyarakat juga mendapatkan edukasi kesehatan mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, sanitasi lingkungan, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) selama musim kemarau.
Sebanyak 4.000 liter air didistribusikan untuk warga Gunung Batur I dan 4.000 liter untuk warga Gunung Batur II. Pemerintah Kelurahan Mekarsari bersama PDAM juga menyalurkan tambahan 4.000 liter air bersih bagi warga Gunung Batur II.
Ketua PMI Kota Cilegon, H. Abdul Hakim Lubis, mengatakan penanganan dampak kekeringan membutuhkan sinergi berbagai pihak.

“PMI tidak dapat bekerja sendiri. Kami mengapresiasi ATB Banten, Komunitas Urang Banten, Pemerintah Kelurahan Mekarsari, dan PDAM yang telah bersama-sama menghadirkan bantuan air bersih sekaligus edukasi kesehatan. Semoga kolaborasi ini terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua ATB Banten, Apt. Zulhijrah Syamsuddin, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih harus diiringi dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar, namun edukasi kesehatan juga tidak kalah penting. Kami mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat agar risiko penyakit selama musim kemarau dapat diminimalkan,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Komunitas Urang Banten, dr. Ade Mirza, menyampaikan bahwa kolaborasi kemanusiaan merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat.
“Semangat gotong royong adalah kekuatan terbesar dalam membantu masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

PMI Kota Cilegon berharap sinergi antara organisasi kemanusiaan, tenaga kesehatan, komunitas, pemerintah, dan berbagai pihak lainnya dapat terus berlanjut sehingga masyarakat terdampak kekeringan tetap memperoleh akses air bersih sekaligus edukasi kesehatan yang berkelanjutan.
Penulis : Edi

