Damar Banten – Suasana haru menyelimuti Aula LPKA Kelas I Tangerang saat seorang anak binaan berinisial AP (17) membacakan puisi tentang penyesalan, kerinduan kepada orang tua, dan harapan untuk masa depan. Momen tersebut membuat Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, beserta para tamu yang hadir tak kuasa menahan haru.
Kunjungan dalam rangka Hari Anak Nasional 2026 itu menjadi ruang dialog antara pemerintah dan anak-anak binaan. Dalam kesempatan tersebut, beberapa anak menyampaikan harapan agar tetap memiliki kesempatan bekerja, melanjutkan pendidikan, bahkan menjadi ASN setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Tinawati menegaskan, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan kedua.

“Kalian mungkin pernah salah jalan, tetapi ini bukan akhir. Semua anak tetap berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, bekerja, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah akan terus memastikan anak-anak binaan dapat mengakses berbagai program pendidikan, pelatihan keterampilan, ketenagakerjaan, hingga pemberdayaan usaha agar mampu kembali diterima di tengah masyarakat.
Tinawati juga mengajak keluarga, pemerintah, dan masyarakat untuk bersama-sama mendampingi anak-anak agar tidak kembali terjerumus pada kesalahan yang sama.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan turut memfasilitasi panggilan video antara salah seorang anak binaan dengan keluarganya di Kabupaten Serang. Momen sederhana itu menjadi pelepas rindu sekaligus penguat semangat bagi anak binaan untuk menjalani proses pembinaan dan menatap masa depan dengan optimisme.
Penulis : Owi

