By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: RSUD Drajat Prawiranegara Bantah Telantarkan Pasien
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
PolemikSeputar Banten

RSUD Drajat Prawiranegara Bantah Telantarkan Pasien

Last updated: April 15, 2026 8:50 am
2 bulan ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Manajemen RSUD dr. Drajat Prawiranegara Serang membantah tudingan penelantaran pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang ramai diberitakan media online (13/04/2026).

Pihak rumah sakit menegaskan, seluruh pasien yang datang tetap mendapat penanganan sesuai prosedur medis. Prioritas diberikan kepada pasien dengan kondisi mengancam nyawa, tanpa melihat ketersediaan tempat tidur.

Manajemen menyampaikan bahwa mereka memahami keluhan dari keluarga pasien dan menjadikannya sebagai perhatian serius dalam evaluasi pelayanan.

“Kami paham keluhan dari keluarga pasien, dan itu jadi perhatian kami,” ujar pihak manajemen.

Manajemen menjelaskan, setiap pasien yang datang ke IGD akan melalui proses triase berdasarkan tingkat kegawatdaruratan.

“Pasien tetap kami nilai secara klinis dulu, yang kondisinya darurat pasti kami dahulukan,” katanya.

Kondisi kepadatan rumah sakit menjadi salah satu faktor utama. Saat kejadian, tingkat keterisian tempat tidur (BOR) berada di angka 90–95 persen.

“Kondisi ruang rawat memang lagi penuh, jadi proses pindah dari IGD ke ruang inap agak terhambat,” jelasnya.

Meski demikian, pihak rumah sakit menegaskan tidak ada pasien yang diabaikan tanpa penanganan awal dari tenaga medis.

“Enggak ada pasien yang kami biarkan tanpa penilaian medis,” tegasnya.

Evaluasi dan Perbaikan Pelayanan

Sebagai langkah perbaikan, manajemen tengah melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan kualitas layanan.

Beberapa di antaranya adalah optimalisasi manajemen tempat tidur secara real-time, penguatan sistem triase, serta percepatan alur pelayanan di IGD.

Selain itu, koordinasi antar unit juga diperkuat untuk mempercepat ketersediaan ruang rawat inap.

“Kami lagi evaluasi juga kebutuhan penambahan tempat tidur dan fasilitas lainnya,” ujarnya.

Manajemen menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan menjaga keselamatan pasien.

“Kami akan terus berbenah supaya pelayanan ke masyarakat bisa lebih baik lagi,” tutupnya.

Penulis: Ayu Lestari

You Might Also Like

Komunitas Soedirman 30 Gelar Aksi di DPRD Banten, Soroti Kenaikan BBM dan Desak Pengesahan UU Perampasan Aset
Ini Dia! Empat Sekolah Banten yang Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026
Warga Nikmati Internet Gratis di 40 Titik
Gubernur Andra Soni Buka Popda dan Peparpeda 2026, Siapkan Atlet Menuju PON 2032
Daya Tampung SMP Negeri Terbatas, Dindikbud Kabupaten Serang Harap Sekolah Swasta Tampung Lulusan SD
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Target Juara, Kabupaten Serang Lepas 238 Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026

4 hari ago

Target Juara, Kabupaten Serang Lepas 238 Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026

5 hari ago

Tingkatkan PAD, Perda Pajak dan Retribusi Resmi Ditetapkan

5 hari ago

FISIP Untirta Beri Penghargaan kepada Jusuf Kalla di Dies Natalis ke-23

5 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?