By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Setahun Zakiyah-Najib, HMI MPO Serang Soroti Sejumlah Persoalan Daerah
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Seputar Banten

Setahun Zakiyah-Najib, HMI MPO Serang Soroti Sejumlah Persoalan Daerah

Last updated: Juni 4, 2026 10:07 am
2 minggu ago
Share
3 Min Read
SHARE

Damar Banten – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Serang menggelar aksi refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas di depan Pendopo Bupati Serang, Rabu (03/06/2026).

Dalam aksi tersebut, HMI MPO menilai berbagai persoalan mendasar di Kabupaten Serang belum mendapat penanganan maksimal. Mulai dari sektor pendidikan, lingkungan hidup, ketenagakerjaan, kesehatan hingga tata kelola pemerintahan.

Menurut HMI MPO, harapan masyarakat terhadap perubahan yang dijanjikan saat Pilkada belum sepenuhnya terwujud. Mereka menyoroti masih maraknya tambang ilegal, persoalan sampah, infrastruktur jalan rusak, minimnya penerangan jalan umum (PJU), hingga tingginya angka pengangguran.

Pendidikan dan Lingkungan

Ketua Formatur HMI MPO Cabang Serang, Surya Hadil Umami, mengatakan kesejahteraan tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.

“PPPK baru ini hanya memberi harapan palsu. Pemerintah harus meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, apalagi PAD Kabupaten Serang cukup besar karena wilayahnya luas dan memiliki banyak kawasan industri,” ujarnya.

Surya juga mempertanyakan komitmen Pemkab Serang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, program yang dijalankan belum mampu menjawab berbagai persoalan pendidikan secara nyata.

“Visi-misinya meningkatkan kualitas SDM, tapi program konkretnya masih perlu dipertanyakan. Sampai sekarang masih sangat minim,” katanya.

Selain itu, HMI MPO menyoroti persoalan lingkungan hidup, khususnya maraknya aktivitas tambang galian C ilegal yang tersebar di sejumlah wilayah seperti Mancak, Kragilan, Kramatwatu, dan Waringinkurung.

Mereka juga menilai pengelolaan sampah di Kabupaten Serang belum optimal serta meminta pemerintah memperkuat pengawasan terhadap dokumen lingkungan seperti UKL, UPL, dan AMDAL.

Ketenagakerjaan dan Kesehatan

Di sektor ketenagakerjaan, HMI MPO menyoroti angka pengangguran terbuka Kabupaten Serang yang masih cukup tinggi. Organisasi tersebut meminta pemerintah mengoptimalkan pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Mereka juga mengkritik keberadaan Satgas Pungli yang dinilai belum mampu menekan praktik pungutan liar di kawasan industri.

Sementara di sektor kesehatan, HMI MPO menyoroti tingginya angka kasus tuberkulosis (TBC) serta sejumlah kasus keracunan yang terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Surya, kondisi tersebut menunjukkan masih perlunya penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Masih banyak persoalan yang harus segera dituntaskan. Pemerintah daerah harus lebih serius mengevaluasi kinerja dan menghadirkan solusi yang benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Surya mengaku prihatin terhadap tingginya angka kekerasan seksual di Kabupaten Serang. Dalam tiga bulan terakhir, tercatat 133 kasus pelecehan seksual yang menjadi perhatian serius pihaknya.

“Ini menjadi tanda tanya besar terhadap kinerja pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM masyarakat Kabupaten Serang,” ujarnya.

Melalui aksi refleksi tersebut, HMI MPO menyampaikan 15 tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Serang. Di antaranya peningkatan kesejahteraan guru, pemberantasan tambang ilegal, optimalisasi penanggulangan sampah, perbaikan infrastruktur jalan, transparansi anggaran RTRW, penguatan pelayanan ketenagakerjaan, hingga peningkatan pengawasan program Makan Bergizi Gratis.

Penulis: Ayu Lestari.

You Might Also Like

Komunitas Soedirman 30 Gelar Aksi di DPRD Banten, Soroti Kenaikan BBM dan Desak Pengesahan UU Perampasan Aset
Ini Dia! Empat Sekolah Banten yang Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026
Warga Nikmati Internet Gratis di 40 Titik
Gubernur Andra Soni Buka Popda dan Peparpeda 2026, Siapkan Atlet Menuju PON 2032
Daya Tampung SMP Negeri Terbatas, Dindikbud Kabupaten Serang Harap Sekolah Swasta Tampung Lulusan SD
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Target Juara, Kabupaten Serang Lepas 238 Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026

4 hari ago

Target Juara, Kabupaten Serang Lepas 238 Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026

5 hari ago

Tingkatkan PAD, Perda Pajak dan Retribusi Resmi Ditetapkan

5 hari ago

FISIP Untirta Beri Penghargaan kepada Jusuf Kalla di Dies Natalis ke-23

5 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?