Damar Banten – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyiapkan sejumlah strategi teknis untuk mengendalikan arus balik Lebaran 2026 di lintas penyeberangan Sumatra-Jawa. Hal ini disampaikan dalam rapat evaluasi dan koordinasi yang digelar di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Merak, pada Minggu (22/03), dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Sejumlah strategi yang disiapkan antara lain:
1) percepatan percepatan aktivasi Tiba Bongkar Berangkat (TBB) serta simulasi kapasitas layanan pada skema 5 dan 6 dermaga guna memastikan daya tampung optimal.
2) Antisipasi titik rawan di Bakauheni, termasuk potensi crossing kendaraan.
3) Optimalisasi buffer zone dan penerapan delaying system di wilayah Sumatera untuk menahan kendaraan sebelum masuk pelabuhan.
4) Pengaturan distribusi kendaraan di rest area bersama kepolisian.
5) Penyiapan jalur alternatif Pelabuhan Panjang-Krakatau Bandar Samudra (KBS), apabila terjadi lonjakan kendaraan.
6) Pemantauan kondisi lapangan secara real-time menggunakan drone
“Setiap catatan selama arus mudik harus segera kita perbaiki. Jangan menunggu masalah membesar,” ujar Menhub Dudy sebagaimana dilansir laman kemenhub.go.id.
Ia menekankan pentingnya kecepatan respons dan ketepatan pengambilan keputusan di lapangan guna memastikan arus balik berjalan lancar.
Penulis : Mardiah

