By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Wagub Banten Doakan Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon sebagai Syuhada Perdamaian
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Seputar Banten

Wagub Banten Doakan Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon sebagai Syuhada Perdamaian

Last updated: April 2, 2026 10:37 am
2 bulan ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon. Ia mendoakan para prajurit tersebut sebagai syuhada penjaga perdamaian.

“Turut berduka cita. Mudah-mudahan almarhum diterima Allah SWT dan wafat dalam keadaan syahid karena membela kebenaran dan perdamaian,” ujar Dimyati usai menghadiri rapat paripurna HUT ke-152 Kabupaten Pandeglang, Rabu (1/4/2026).

Tiga prajurit yang gugur yakni Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Mereka merupakan bagian dari misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dalam Kontingen Garuda yang bertugas menjaga stabilitas dan melindungi warga sipil di Lebanon Selatan.

Dimyati menegaskan, pengabdian para prajurit bukan sekadar menjalankan tugas negara, tetapi juga merupakan misi kemanusiaan.

“Pemprov Banten turut berduka cita yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah menegaskan bahwa pasukan Indonesia hadir sebagai penjaga perdamaian, bukan kekuatan tempur.

Ia juga mengecam serangan terhadap pasukan perdamaian yang dinilai sebagai pelanggaran hukum internasional, serta mendorong dilakukan investigasi secara menyeluruh dan transparan.

Peristiwa tersebut terjadi dalam dua insiden pada 29–30 Maret 2026, saat meningkatnya eskalasi konflik di wilayah Lebanon Selatan.

Penulis : Owi

You Might Also Like

Gubernur Andra Soni Buka Popda dan Peparpeda 2026, Siapkan Atlet Menuju PON 2032
Daya Tampung SMP Negeri Terbatas, Dindikbud Kabupaten Serang Harap Sekolah Swasta Tampung Lulusan SD
Target Juara, Kabupaten Serang Lepas 238 Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026
Target Juara, Kabupaten Serang Lepas 238 Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026
Tingkatkan PAD, Perda Pajak dan Retribusi Resmi Ditetapkan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

FISIP Untirta Beri Penghargaan kepada Jusuf Kalla di Dies Natalis ke-23

3 hari ago

Jusuf Kalla: Kemajuan Bangsa Ditentukan Pendidikan dan Teknologi

3 hari ago

Berantas Calo Kerja, Satgas Datangi Perusahaan

4 hari ago

PKK Jadi Mitra Strategis Wujudkan Keluarga Mandiri

4 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?