By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Sekda Deden Apriandhi Tekankan Belanja Daerah Harus Selaras Asta Cita
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Seputar Banten

Sekda Deden Apriandhi Tekankan Belanja Daerah Harus Selaras Asta Cita

Last updated: April 14, 2026 6:41 pm
2 bulan ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi, menegaskan bahwa pembelanjaan anggaran pemerintah daerah harus selaras dengan program nasional Asta Cita.

Hal itu disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten/Kota se-Banten Triwulan I Tahun Anggaran 2026 di Aula BPKAD Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah harus mampu mendukung target pembangunan nasional, termasuk 17 program prioritas dan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

“Belanja daerah harus selaras dengan Asta Cita serta fokus pada program yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Deden menekankan, pengelolaan anggaran harus dilakukan secara tertib, efisien, transparan, dan akuntabel, serta sejalan dengan agenda strategis seperti pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, pendidikan, dan kesehatan.

Ia juga menyoroti tantangan implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 terkait batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari APBD. Menurutnya, hampir seluruh daerah menghadapi kendala dalam memenuhi ketentuan tersebut.

“Kami berharap ada solusi dari pemerintah pusat terkait tantangan ini,” katanya.

Selain itu, Pemprov Banten telah melakukan efisiensi anggaran melalui pengurangan perjalanan dinas, penerapan kerja hybrid, dan optimalisasi fasilitas pemerintah. Dari langkah tersebut, diproyeksikan efisiensi mencapai sekitar Rp200 miliar.

Anggaran hasil efisiensi tersebut akan dialokasikan untuk program prioritas, seperti pembangunan infrastruktur jalan dan perluasan akses pendidikan gratis, termasuk bagi madrasah swasta.

Deden berharap rakor ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi antar daerah dalam pengelolaan keuangan dan aset.

Penulis : Owi

You Might Also Like

Aktivis Lingkungan Desak Tambang MBLB di Bojonegara dan Pulo Ampel Gunakan Jumbo Bag dan Terpal Standar
Encop Sopia Nahkodai KPPI Banten Periode 2026–2031
Musda V KPPI Banten Tetapkan Encop Sopia Kembali Pimpin Organisasi
Tirta Al Bantani Bangun Pabrik AMDK Tirta Ratu
Setahun Zakiyah-Najib, HMI MPO Serang Soroti Sejumlah Persoalan Daerah
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Harga Kebutuhan Pokok di Kabupaten Serang Tetap Stabil Pasca Idul Adha

6 hari ago

Onboarding 2026, GenBI Untirta Satukan Energi dan Perkuat Solidaritas Anggota

1 minggu ago

HMI MPO Serang Desak Satgas Calo Kerja Dibubarkan

1 minggu ago

GenBI UIN SMH Banten Gelar On Boarding 2026 : Siapkan Generasi Muda Adaptif dan Berdampak

2 minggu ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?