Damar Banten – HMI MPO Cabang Serang menyoroti tantangan kaderisasi organisasi di tengah perkembangan era digital dan perubahan pola pikir generasi muda. Hal tersebut disampaikan oleh Formatur terpilih, Surya Hadil Umami, usai pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) XV HMI MPO Cabang Serang.
Menurut Surya, kaderisasi saat ini tidak lagi cukup hanya mengandalkan pola lama. Organisasi perlu menghadirkan pendekatan yang lebih adaptif tanpa meninggalkan nilai dan ruh perjuangan.
Ia menilai, pemanfaatan media digital menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga eksistensi organisasi sekaligus memperluas ruang diskusi dan pengembangan kader di era Society 5.0.
“Kader harus diberikan ruang untuk berkembang, menuangkan gagasan, dan terlibat langsung dalam gerakan sosial maupun intelektual. Dengan begitu, kader akan merasa perjuangannya memiliki makna,” ujarnya saat diwawancara usai terpilih sebagai Formatur pada Minggu (10/05/2026)
Tantangan Organisasi
Surya juga mengungkapkan bahwa tantangan terbesar organisasi saat ini adalah menjaga konsistensi nilai di tengah arus pragmatisme dan budaya instan yang berkembang di kalangan generasi muda.
Menurutnya, proses kaderisasi yang panjang kerap dianggap kurang menarik karena sebagian generasi muda lebih menginginkan hasil yang cepat dan praktis.
“Organisasi harus hadir memberikan solusi nyata bagi persoalan masyarakat. Ketika kader merasa perjuangannya berdampak, maka semangat berorganisasi dan militansi itu akan tumbuh dengan sendirinya,” tutupnya.
Untuk menghadapi kondisi tersebut, HMI MPO Cabang Serang akan berupaya memperkuat militansi kader serta membangun budaya intelektual yang sehat di lingkungan organisasi.
Penulis : Mardiah

