By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Indeks Kerukunan Umat Beragama Naik Capai 77,89
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Utama

Indeks Kerukunan Umat Beragama Naik Capai 77,89

Last updated: Agustus 17, 2026 1:00 pm
5 jam ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Kondisi kerukunan umat beragama di Indonesia menunjukkan peningkatan. Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) naik dari 76,47 pada 2024 menjadi 77,89 pada 2025.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyebut peningkatan tersebut sebagai capaian yang patut disyukuri. Namun, ia mengingatkan agar keberagaman tidak menjadi alasan untuk saling bermusuhan maupun menjauh.

Hal tersebut disampaikan Nasaruddin saat memberikan sambutan pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, pada Senin (17/08/2026)

“Jadikan agama dan nilai-nilainya sebagai jalan untuk saling menguatkan dan memberikan makna kehidupan,” pesan Nasaruddin sebagaimana dilansir laman kemenag.go.id

Selain IKUB, Menag menyampaikan Indeks Kesalehan Umat Beragama 2025 mencapai 84,61. Menurutnya, capaian tersebut perlu diwujudkan dalam kehidupan nyata, terutama melalui sikap saling menguatkan dan memberikan manfaat bagi sesama.

Nasaruddin menilai kerukunan merupakan modal dasar pembangunan. Menurutnya, tanpa kerukunan, bangsa Indonesia akan sulit bertumbuh dan maju di tengah keberagaman yang dimiliki.

Ia juga mengajak umat beragama memperkuat empati dan solidaritas, termasuk membantu masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara dan Sulawesi Tengah.

“Mari kita ulurkan tangan untuk peduli dan membantu korban gempa. Inilah agama yang hadir, yang tidak hanya bicara tentang langit, tetapi juga bekerja untuk bumi,” Kata Menag.

“Agama harus menjadi sumber pencerahan, kedamaian, serta kemaslahatan,” sambungnya.

Diakhir sambutannya Nasaruddin juga mengingatkan agar rumah ibadah serta lembaga pendidikan keagamaan menjadi ruang yang menenteramkan dan menumbuhkan ilmu serta akhlak.

Penulis : Mardiah

You Might Also Like

Dapur Umum Kemensos Produksi 4.100 Nasi Bungkus per Hari untuk Korban Gempa NTT
Pascagempa NTT, Pemerintah Segera Bentuk Posko Terpadu
Prabowo Beberkan 10 Langkah Besar Transformasi Indonesia
Menkeu Luncurkan Becak Listrik, Yogyakarta Jadi Percontohan Pemberdayaan Berbasis Teknologi
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Asal Padang Terpilih
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Magang Nasional Angkatan Ke-2 Resmi Dibuka! Peluang Kerja untuk Fresh Graduate

2 bulan ago

Prabowo Dorong Himbara Jadi Motor Ekonomi, Kelola Aset Rp1.100 Triliun

2 bulan ago

Ratusan Perusahaan Sawit Masih Diawasi, Harga TBS Berangsur Pulih

2 bulan ago

Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Perkuat Infrastruktur Pertanian hingga Papua

2 bulan ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?